Masyarakat Tionghoa Padang Dorong Vaksinasi untuk Indonesia Pulih

oleh -408 views
Tionghoa Padang, Tonghoa, Vaksinasi Covid-19, Indonesia Pulih
Warga saat mengikuti vaksinasi Covid-19 yang digelar Organisasi masyarakat Tionghoa menggelar di Gedung Himpunan Tjinta Teman, pada Senin, 9 Agustus 2021

PADANG (LEAD.co.id) – Organisasi masyarakat Tionghoa menggelar vaksinasi massal, di Gedung Himpunan Tjinta Teman (HTT), Kelurahan Padang Barat, pada Senin (9/8/2021). Kegiatan ini untuk mempercepat pemulihan Indonesia, khususnya kota Padang dari Covid-19.

Kegiatan ini dilaksanakan bersama Pemuda Lintas Agama (Pelita) Padang, Korem Wirabraja, Polda Sumbar, dan Dinas Kesehatan Kota Padang seiring dengan hari jadi kota Padang ke-352. Panitia pelaksanan berasal dari anggota HTT, Pelita Padang dan anggota Korem Wirabraja.

Dalam kegiatan ini, sebanyak 941 orang dengan rincian 921 orang untuk vaksin Sinovac, yakni 162 divaksinasi 1 dan 759 divaksinasi 2, serta 21 orang untuk vaksinisasi 2 vaksin Azaganeca.

Albert Indra Lukman, Pengurus HTT menyebutkan, kegiatan vaksinasi massal ini merupakan upaya untuk memerangi Covid-19 dan membentuk herd immunity atau kekebalan komunal. Pihaknya berkomitmen membantu program pemerintah untuk menyukseskan vaksinasi untuk memulihkan Indonesia.

Baca :  Kadin Dukung Vaksinasi Gotong Royong Bagi Pelaku Usaha

“Saya memberikan apresiasi kepada Pelita Padang yang telah mengorbankan waktu dan tenaganya mengajak anak muda di kota Padang untuk ikut vaksinasi. Vaksin bukanlah hal yang harus dihindari melainkan jalan yang harus ditempuh agar mampu melawan Covid-19,” ujar anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) ini.

Dalam kegiatan yang melibatkan vaksinator Covid-19 dari 5 puskesmas dan 1 rumah sakit yakni Puskesmas Dadok Tunggul Hitam, Puskesmas Air Tawar, Puskesmas Nanggalo, Puskesmas Lubuk Buaya, Puskesmas Lapai, serta Rumah Sakit Tentara Reksodiwiryo Padang, Albert berharap Pelita Padang bisa terus mengembangkan kreativitas sehingga bisa terus bermanfaat bagi bangsa dan negara ini.

Baca :  Presiden Sapa Peserta Vaksinasi Merdeka di Kampus IPB

Kecemasan Albert atas survey dari Kementerian Agama yang menempatkan Sumbar dan Kota Padang sebagai daerah yang intoleran nomor 2 setelah Aceh serta pemilu 2019 yang menurutnya sangat kental politik identitas yang membuat masyarakat terpecah belah cukup terobati dengan kehadiran Pelita.

“Yang dilakukan Pelita Padang ini tindakan yang sangat mulia, merajut kembali perpecahan masyarakat dengan memunculkan wacana dan praktik kerja sama di kalangan pemuda lintas agama,” ungkap Albert.

Perwakilan Pelita Padang Amatul Noor menyebutkan bahwa kegiatan vaksinasi ini bertujuan mendorong kesadaran masyarakat untuk peduli dengan kesehatan. Ia juga menyebutkan gerakan ini merupakan wujud nyata dari kemanusiaan tanpa batas. Panitianya berasal dari lintas suku serta agama, pesertanya juga beragam latar belakang.

Baca :  Polsek Cileungsi Upayakan Percepatan Vaksinasi Covid-19

“Saya percaya dengan apa yang disampaikan Gusdur bahwa ketika berbuat baik, orang tidak akan bertanya apa agamamu,” ujar perempuan yang tergabung dalam jemaat Ahmadiyah.

Ia menegaskan bahwa Pelita akan melanjutkan program vaksinasi hingga jumlah masyarakat kota Padang yang divaksin dapat mencapai 100 persen.

Untuk itu pula, Wita Srinofil, salah satu peserta kegiatan ini, berharap agar masyarakat Sumbar jangan takut mengikuti vaksinasi karena berguna untuk memperkuat imunitas dan menjaga kesehatan. Begitupun Ariesta Puja Rahman, mahasiswa Poltekes Siteba, mengapresiasi kegiatan ini. Baginya, vaksinasi sangat penting dalam mengurangi angka COVID-19.

Reporter: M Ikhsan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *