Memaknai Valentine, Hari Kemanusiaan Sedunia

oleh -265 views
Memaknai, Velentine, Kemanusiaan
Ilustrasi Hari Valentine (doc. Wikipedia)

Oleh: Vayireh Sitohang

Hari Valentine (hari kasih sayang) dirayakan setiap 14 Februari, untuk “perbaiki”/ sempurnakan perayaan Hari Dewa Kesuburan (dewa cinta) romawi kuno “Festival Lupercalia” yang dirayakan tiap 15 Februari.

Festival Lupercalia diadopsi Romawi Kuno dari perayaan hari cinta dan kesuburan Yunani Kuno.

Santo Valentinus, dokter (tentara romawi kuno), dipenggal Kaisar Claudius II karena menikahi kekasihnya. Kaisar Claudius melarang para tentara menikah agar fokus meraih kemenangan di berbagai medan peperangan.

Tahun 496 M, Paus Gelasius I “perbaharui/ otokritik” perayaan Lupercalia Romawi Kuno karena tradisinya tidak bermoral (mis: telanjang dijalanan, seks bebas, dll), dengan menetapkan Hari Kasih Sayang/ Cinta dengan “menyimbolkan/ merefleksikan” pada perjuangan dan pengorbanan seorang sosok yang dianggap suci yaitu “Santo Valentinus”…

Baca :  Dari Rancabungur Untuk Cianjur: Aksi Galang Amal untuk Kemanusiaan

———
…..Maknai hari Valentine atau hari kasih sayang, sebagai hari “Kemanusiaan” sedunia. Karena setiap manusia memiliki hak dan kewajiban untuk melangsungkan kehidupan ke generasi selanjutnya. Dan setiap manusia memiliki hak dan kewajiban untuk menjamin pemenuhan hakikat manusia diciptakan/ dilahirkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *