Aplikasi Michat ini awalnya dibuat untuk membantu para penggunanya berkomunikasi dengan teman. Namun belakangan ini, ternyata banyak masyarakat yang menyalah-gunakan aplikasi ini untuk tujuan prostitusi online.
Aplikasi Michat sudah marak dijadikan sebagai sarana prostitusi online. Dalam menawarkan dirinya, para pekerja seks juga menggunakan berbagai istilah yang populer di kalangan calon pelanggan untuk menunjukkan identitas mereka sebagai pekerja seks.
Salah seorang berinisial N yang menggunakan aplikasi Michat sebagai prostitusi online selama lebih dari dua tahun ini mengatakan bahwa, ada berbagai faktor yang membuat dia akhirnya terjun ke dunia prostitusi.
“Awalnya saya ikut dari sirkel, ada juga yang nyoba download, ada yang diajak, ada juga untuk memenuhi kebutuhan pribadi, kebutuhan anak, karena iseng, juga karena ikut-ikutan,” ujar N pada Kamis (26/5/2022)
“Sejujurnya aplikasi ini membantu banget karena sebelumnya saya sempat bekerja di suatu perusahaan namun tenaga yang saya habiskan tidak sebanding dengan pendapatannya. Dan sekarang saya memutuskan untuk menjadikan pekerjaan tetap di sini (Michat),” lanjutnya.
N mengungkapkan cara pemesanan untuk layanan prostitusi pada aplikasi Michat yang cukup mudah. Pelanggan dapat mencari para PSK dengan menggunakan fitur Dalam Botol yaitu fitur yang dapat mencari orang asing yang berada di dekat lokasi Anda.
Selain itu, fitur Pohon Pesan, dimana siapapun dapat menanam pesan maupun mengambil pesan orang lain. Setelah itu, pelanggan dan PSK akan melakukan kesepakatan dan juga transaksi sesuai tarif yang diberikan oleh pelaku prostitusi.





