Michat Menjadi Media Prostitusi Online

oleh -1,187 views

BOGOR (Lead.co.id) – Saat ini perkembangan teknologi informasi membuat banyak perubahan pada masyarakat. Dengan adanya media sosial, menjadikan pola perilaku masyarakat mengalami perubahan baik dari budaya, etika dan norma yang ada di Indonesia.

Jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar dari berbagai kultur suku, ras dan agama yang sangat beragam menyebabkan banyak perubahan sosial. Sebagian besar masyarakat menggunakan media sosial sebagai sarana untuk mendapat dan menyampaikan informasi kepada publik.

Banyak sekali dampak positif untuk berinteraksi dengan banyak orang, memperluas pergaulan, jarak dan waktu bukan lagi masalah, lebih mudah dalam mengekspresikan diri, penyebaran informasi dapat berlangsung secara cepat, biaya lebih murah.

Baca :  Bongkar Prostitusi di Bogor Valley, Dua Mucikari Dicokok Polisi

Sedangkan dampak negatif dari media sosial adalah kurangnya silaturahmi dengan sesama, interaksi secara tatap muka cenderung menurun, membuat orang-orang jadi kecanduan kepada internet, menimbulkan konflik, masalah keamanan privasi, mudah terpengaruh buruk dari orang lain.

Dengan sifatnya yang praktis, membuat pengguna banyak memanfaatkan media online untuk mendapatkan keuntungan materi dengan cara yang cepat, salah satunya menawarkan diri (prostitusi) melalui media online. Prostitusi online adalah salah satu bukti bahwa media online tidak hanya berdampak positif bagi para penggunanya.

Permasalahan yang diangkat adalah mengenai bagaimana penggunaan aplikasi Michat sebagai Prostitusi Online. Michat memang cukup populer sebagai aplikasi pesan instan yang dapat digunakan pada berbagai smartphone.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *