BOGOR (LEAD.co.id) – Hilang dari peredaran bukannya tinggal diam, melainkan Koaliasi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) mempelajari terus perkembangan di era Pandemi Covid-19. Bahkan, di setiap langkahnya KAMI terus memperjuangkan hak rakyat yang selama ini menjadi bola liar di pemerintah sekarang.
Koaliasi yang terdiri dari anak-anak bangsa di seluruh nusantara ini terpanggil, untuk bergabung menyelamatkan Indonesia, dan mereka semua terpanggil sesuai dengan amanat konstitusi negara ini.
“Ini atas panggilan dari anak bangsa, bukannya KAMI menerima bantuan untuk bergabung, karena sudah jelas negara ini kita melihat ada kejomplangan dari kebijakan khususnya terhadap rakyat,” kata salah satu pentolan KAMI, MS Kaban kepada Lead.co.id, pada Kamis (23/9/2021).
Menurutnya, yang harus diketahui bahwa penduduk Indonesia ini berjumlah 270 Juta jiwa, artinya Indonesia merupakan daerah ekuator yang menjadi rebutan bagi negara lain. “Kita harus bangga, dan harus selamatkan bangsa kita yang maju ini, kedepannya bangsa kita menjadi salah satu rebutan dari negara luar dan harus dipertahankan,” tegas dia.
Aksi yang dilakukan oleh KAMI sendiri, dengan gerakan moral jangan sampai lengah, apalagi sampai kacolongan dengan gerakan-gerakan yang masyarakat tidak tahu. Bahwa, didalamnya itu ada gerakan yang akan menghancurkan regenerasi bangsa.
“Dengan menyelamatkan bangsa, artinya kita sudah membantu negara kita tercinta, apa yang pernah diutarakan oleh pendiri bangsa ini, yaitu keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, dan itu ucapan yang harus ditiru oleh regenerasi bangsa,” pungkas dia.
Reporter: Jhonie
Editor: Aru Prayogi





