Muscab ke-X, Yuno Kembali Pimpin PHRI Kota Bogor

oleh -403 views
Muscab PHRI, PHRI Kota Bogor, Yuno Abeta Lahay

BOGOR (Lead.co.id) – Yuno Abeta Lahay kembali sebagai ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bogor periode 2022-2027;dalam Muscab ke-X, di Hotel Aston Bogor, pada Rabu (25/5/2022).

Agenda Muscab sendiri berjalan lancar dengan dihadiri unsur pengurus BPD PHRI Jawa Barat, Dody Ahmad Sofiandi Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan, Sriyanto dan Aji anggota  Bidang Organisasi Keanggotaan PHRI Jawa Barat.

Yuno sendiri, sebelumnya telah menakodai PHRI Kota Bogor untuk periode 2017-2022. Selama memimpin asosiasi rumah besar pemilik hotel dan restoran tersebut, beberapa pencapaian mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak.

Baca :  Jelang Muscab, PHRI Kabupaten Bogor Rombak Kepengurusan Lama

Kedekatannya dengan birokrasi juga dinilai sangat membantu para anggota. Terutama, dalam mengkomunikasikan kebijakan-kebijakan selama masa pandemi Covid-19. Dimana sektor pariwisata, khususnya akomodasi (hotel dan restoran) sangat terpukul akibat pandemi itu.

Terlahir dari  keluarga pebisnis, tak lantas membuat Yuno harus segera menjalankan bisnis keluarga. Justru, orangtua mendorong agar ia  melanjutkan kuliah dengan jurusan kedokteran.

Ketika lulus sebagai sarjana kedokteran tahun 2006, pria yang akrab disapa dr. Yuno ini mencoba menjalani profesinya sebagai seorang dokter.

Pernah mencoba keberuntungan dengan membuka praktik dokter umum di apotek Semplak dan Cimanggu.
Dua tahun ia jalani, namun rupanya dorongan jiwanya berkata lain. Perlahan namun pasti, gejolak jiwa bisnisnya justru lebih mendominasi.

Baca :  PHRI Keluhkan Dampak Pasca Penutupan Jembatan Otista Bogor

“Saya baru merasa sebenarnya memang itu (dokter) bukan dunia saya. Jadi dokter itu kebanyakan gateganyalah untuk naiki tarif dan lain sebagainya. Akhirnya di tahun 2008-2009 saya coba untuk kembali ke dunia bisnis,” ujarnya suatu ketika.

Dengan berbekal pengalamannya membantu keluarga di dunia bisnis hotel yang berdiri sejak tahun 1972, Yuno memutuskan untuk meninggalkan profesinya sebagai seorang dokter.

“Ada beberapa perusahaan tua begitu berubah menjadi perusahaan kekinian perubahannya dilakukan dengan drastis. Kalau saya enggak, saya melakukannya secara bertahap,” katanya soal bagian ‘resep’nya mengelola bisnis hotel.

Baca :  PHRI Kota Bogor 2022-2027 Dikukuhkan, Pemkot Apresiasi Kepemimpinan Yuno

Yuno menularkan beberapa pelajaran yang diberikan kakek dan orang tua untuk memprioritaskan kebutuhan bukan keinginan kepada para karyawannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *