LEAD.co.id | Kecamatan Bogor Timur memiliki sejumlah Pekerjaan Rumah (PR), diantaranya proyek Jalan R3, Terminal Baranangsiang, dan akses Jalan Parung Banteng yang harus bisa diselesaikan satu-persatu.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Bogor Timur, di ujung Jalan R3, Katulampa, Bogor Timur, Kota Bogor, Kamis (13/2/2020).
“Untuk Jalan R3, persoalannya ada sejak tahun 2009 telah kita bereskan dalam kurun waktu 1 bulan melalui komunikasi intens dengan pemilik. Sedangkan terminal yang sempat terkatung-katung, sudah selesai diserahkan dan akan jadi kawasan TOD untuk sistem transportasi terpadu. Jalan Parung Banteng yang menjadi exit tol Km 42,5 masih ada 17 bidang yang harus dibebaskan. Target kita Juni 2020 sudah bisa dibuka exit tol baru, semoga bisa berjalan lancar,” ungkap Dedie.
Diungkapkannya, total keseluruhan lahan pemerintah pusat yang ada di Kota Bogor berjumlah seluas 170 hektar. Karenanya, PR lain di Kecamatan Bogor Timur yaitu negosiasi lahan negara yang statusnya aset persediaan tanah negara maupun aset kredit yang luasnya mencapai 21 hektar. Secara administratif, lahan tersebut sudah dilakukan pengajuan kepada pemerintah pusat agar dihibahkan kepada Pemerintah Kota Bogor.
Upaya ini kata Dedie, adalah wujud keseriusan menata kawasan Bogor Timur. Bersama Musrenbang ini ia berharap, dari banyaknya PR yang ada, semoga bisa mengerucut dan mengacu pada kepentingan bersama sehingga kawasan ini menjadi lebih strategis lagi.
“Kita berupaya untuk menuntaskan dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama karena ini semua untuk kepentingan publik,” terang Dedie seperti dikutip situs Pemkot Bogor.
Camat Bogor Timur Abdul Wahid menyebut, total ada 548 usulan yang ditampung, terbagi dalam 10 usulan bidang ekonomi, 415 usulan bidang fisik, 48 usulan bidang pemerintahan dan 75 usulan bidang sosial budaya.
Menurut dia, seluruh usulan merupakan penjabaran visi misi Kota Bogor sebagai kota ramah keluarga. Salah satu program prioritas di Kecamatan Bogor Timur yaitu program RTLH tahun 2021 sebanyak 1.120 usulan.
“Harapan kami RTLH yang termasuk program prioritas Kota Bogor senantiasa dapat berjalan lancar,” kata Wahid.
Wahid juga memberikan “bocoran” bahwa, untuk tahun 2020, Kecamatan Bogor Timur akan melaksanakan program P2WKSS di Kampung Cikeas, Kelurahan Katulampa dan rencana pembangunan sentra kuliner di Pajajaran, tepatnya di depan gereja advent yang mampu menampung 121 PKL. (AP)

