Orda ICMI Bogor Timur Siap Menyongsong Kabupaten Baru

oleh -855 views
Orda ICMI Botim, ICMI, Bogor Timur, ICMI Bogor Timur, Kabupaten Baru

Oleh: Apendi Arsyad

InsyaAllah, jika tidak ada halangan melintang, besok Sabtu 5 Maret 2022, sebelum penyelenggaraan Musyawarah Luar Biasa (Muswilub) ICMI Orwil Khusus Bogor, akan dikukuhkan dan dilantik Majelis Pengurus Daerah (MPD) Organisasi Daerah (Orda) Ikatan Cendekiawan Muslim se Indonesia (ICMI) Bogor Timur (Botim), yang dipimpin oleh H Irwan Kurniawan, SE MM (Dosen STIE Ipwija dan Ketum DMI Kab Bogor). ICMI Orda Botim akan berkedudukan di kampus STIE Ipwija Cikeas Kecamatan Gn Puteri Kabupaten Bogor. Letak lokasi sekitar lk 30 km dari pusat ibu kota/ DKI Jakarta, dan sangat mudah diakses via jalan tol dengan waktu tempuh lk 30 menit, jalan cukup lebar tetapi pada jam tertentu lalu lintas cukup padat.

Alhamdulillah, ada 7 (tujuh) Kecamatan yang ada di daerah Botim seperti Cariu, Jonggol, Tanjung Sari, Sukamakmur, Cilengsi, Kelapa Nunggal dan Gunung Putri, juga telah dibentuk Majelis Pengurus Organisasi Satuan (Orsat)nya, yang menurut rencana juga akan dikukuhkan dan dilantik Kepengurusan ICMI Orsat se Botim oleh Ketua MPW ICMI Orwil Khusus Bogor, mas Prof Dr Arif Satria SP MSi, yang kini menjadi Ketum ICMI Pusat.

Setelah pengukuhan dan pelantikan MPD dan MPS se Botim, mereka resmi menjadi Pengurus, dan untuk acara selanjutnya bisa mengutus pimpinan pengurusnya (Ketua, sekretaris dan bendahara) sebagai peserta Muswilub ICMI Orwil Khusus Bogor, yang akan dihadiri antara lain, insyaAllah bpk Wakil Gubernur Jawa Barat, Bupati Bogor, Wali Kota Bogor, unsur Forkopimda, pimpinan Ormas Islam se Botim, dan barangtentu utusan dari lk 27 Orsat dan 4 Orda ICMI se wilayah Khusus Bogor (Kota Bogor, Cibinong, Bogor Barat dan Bogor Timur).

Acara Muswilub ICMI Orwilsus Bogor thn 2022 kali ini, memiliki tema “Pembentukan Orda Botim untuk Menyongsong Pemekaran Kabupaten Baru: Bogor Timur”. Sedangkan untuk agenda Muswilub, mengingat keterbatasan waktu, akan lebih difokuskan pada pemilihan dan pengukuhan Ketua MPW ICMI Orwilsus Bogor yang baru, sebagai pengganti mas Prof Arif Satria yang kini telah terpilih dan diberi amanah menjadi Ketua Umum ICMI Pusat di Jakarta, sedangkan penyusunan Prokernya akan diselenggarakan Rakerwil tersendiri, dan sekaligus pengukuhan MPW ICMI Orwilsus Bogor periode tahun 2022-2027 beberapa bulan mendatang, insyaAllah.

Selanjutnya pada tempat yang sama (di kampus STIE) setelah selesai Muswilub ICMI Orwilsus Bogor, siangnya hingga waktu sore, MPD ICMI Botim menyelenggarakan kegiatan Orientasi dan Sosialisasi Keicmian”. Doeloe pada era thn 1990an program sosialisasi ICMI ini, namanya “Sosi Pengabdian ICMI” (1994) sebagai intrumen kegiatan pembekalan pengurus baru ICMI.

Baca :  MPP ICMI Santuni 100 Anak Yatim di Yayasan Ash-Shabirin

Kegiatan Sosi Pengabdian ICMI Botim adalah pembekalan dan sosialisasi beberapa materi untuk memahami seluk beluk ICMI dalam berbagai sudut pandang, perspektif seperti sejarah, definisi dan watak cendekiawan muslim, kode etik, visi dan misi 5 K ICMI, proker pengabdian ICMI dan dinamika sejarah ICMI, etc. Semua materi ini rujukannya ada pada AD, ART, Khittah ICMI dan keputusan-keputusan Hasil Muktamar ICMI ke 7 tgl 4-7 Desember 2021 di Bandung yang lalu.

Narasumber pada kegiatan Sosi Pengabdian ICMI Orda Botim perdana ini, akan diundang dan diminta kesediaannya Ketua Umum MPP ICMI mas Prof.Arif Satria dengan topik “Agenda dan Tantangan ICMI era Now and Best Future Practise di Era Masyarakat Industri 4.0”, dan dilanjutkan Ketua Wankar ICMI Orwil Khusus Bogor, salah seorang pendiri ICMI yakni saya AA dengan topik “Jati Diri dan Dinamika Sejarah Perjuangan ICMI”.

Dengan adanya kegiatan Sosi Pengabdian ICMI ini, tentu sangat diharapkan para MPD dan MPS ICMI se daerah Botim, bisa memahami dengan baik dan benar, memiliki kesamaan persepsi, berbahasa dan langkah yang sama tentang apa dan bagaimana serta mengapa? sesungguhnya yang akan dibuat ICMI dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dewasa ini?. Lantas kemudian, peserta, yang ikut Sosi, diharapkan menjadi aktivis dan pengabdi/pekerja sosial (social worker) mengetahui arah dan tujuan serta bagaimana berperan dan berfungsi ICMI aktif secara organisasi dan kelembagaan di wilayah Botim, dalam upaya membantu Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mempercepatkan pembangunan daerahnya.

Sesuai AD ICMI sebagai organisasi yang berwatak KeIslaman, Kebangsaan dan Kecendekiawan, Kegiatan apa yang seharus dilakukan aktivis ICMI Botim Jawa Barat, secara garis besarnya adalah sbb:

1. Meningkatkan mutu komitmen dan pengamalan keimanan-ketaqwaan, kecendekiawanan dan kepakaran para anggotanya melalui peningkatan pembelajaran dan koordinasi sistem jaringan informasi dan komunikasi;
2. Mengembangkan pemikiran, menyelenggarakan penelitian dan pengkajian yang inovatif, strategis, antisipatif dalam rangka mempengaruhi kebijakan publik (public policy) serta berupaya merumuskan dan memecahkan berbagai.masalah strategis;
3. Berperan aktif mengembangkan sistem pendidikan dan meningkatkan kualitas SDM dalam rangka mencerdaskan kehidupan masyarakat dan.bangsa, khususnya umat Islam Indonesia;
4. Menyelenggarakan berbagai kegiatan pemberdayaan dan advokasi kebijakan di bidang sosial, ekonomi, hukum, dan budaya dalam rangka meningkatkan taraf hidup dan martabat rakyat kecil dan kaum yang lemah (fuqoro-masakin, kaum dhuafa, musta’afin), guna mewujudkan keadilan sosial (social equity) bagi seluruh rakyat Indonesia; dan
5. Mempublikasikan dan mengkomunikasikan hasil-hasil pemikiran, penelitian, kajian, dan inovasi bekerjasama dengan berbagai kalangan, baik perorangan, lembaga, perhimpunan, pemerintah maupun swasta (Pasal 7 AD ICMI thn 2021).

Baca :  Dukungan ICMI untuk Pemekaran Kabupaten Bogor Barat

Dengan 5 (lima) kategori Kegiatan ICMI tersebut diatas, maka jajaran pengurus Orda dan Orsat ICMI se Botim, diharapkan berkemauan dan berkemampuan untuk merumuskan, menetapkan dan melaksanakan kegiatan-kegiatan perioritas ICMI Orda Botim. Dengan tujuannya untuk mewujudkan tata kehidupan masyarakat Botim yang madani (civil society) yang diridhoi Allah SWT, dengan meningkatkan mutu imtaq dan ipteks, pemahaman dan pengamalan ajaran Islam, kecendekiawanan dan berperan aktif di masyarakat, khususnya bermanfaat bagi masyarakat Botim , Kabupaten Bogor Jawa Barat.

Kita berkeyakinan, seandainya ICMI Orda Botim dan 7 Orsat ICMI se daerah Botim tersebut aktif menjalankan program 5 K ICMI dengan beragam kegiatan, maka kulalitas SDM kelas menengah (middle class) muslim Botim sebagai agen perubahan dan agen pembangunan.(modernisasi) daerah, akan mempercepat pemekaran Botim menjadi Kabupaten Bogor Timur.

Sebab salah satu syarat pembentukan dan keberhasilan pencapaian tujuan mensejahterakan rakyat Botim adalah tersedianya SDM yang unggul dan berkualitas serta berkomitmen, peduli (carefully). SDM yang terdidik dan terpelajar (cendekia dan pakar) yang terkonsolidasi dengan baik (solid), sehingga bisa berkontribusi cerdas dalam membangun Kabupaten Botim yang baru, sesuai prinsip dan aqidah Islam “Rahmahtan Lillalamiin”.

Kelahiran, kehadiran dan eksistensi ICMI Orda Botim, saat ini sangatlah tepat momentumnya, karena kita sdh mengetahui di berbagai media massa (koran Radar Bogor, Pakuan Raya, Jurnal Bogor, Pikiran Rakyat Bandung, dll), dan termasuk media sosial (WA, FB, inststagram, Twitters dll), yang telah menberitakan dengan cukup gencar bahwa salah satu diantaranya daerah Botim , yang kini masuk wilayah administrasi Kabupaten Bogor, bupatinya ibu Hj Ade Munawaroh Yasin SH MH, akan dimekarkan menjadi Kabupaten baru yakni Kabupaten Bogor Timur (Botim).

Pihak Pemerintah Kabupaten Bogor dan Provinsi Jawa Barat (Bupati bersama DPRDnya dan Gubernur bersama DPRDnya) telah merekomendasikan ke Pemerintah Pusat c.q Kemendagri. Harapan kita usulan Presiden RI untuk pemekaran ini ke DPR RI, segera diputuskan disyahkan UU tentang Kabupaten baru tersebut, termasuk didalamnya Kabupaten Botim.

Dipenghujung waktu kegiatan Sosi ICMI Orda dan Orsat se Botim, hendaknya ada pula rangkaian kegiatan Rapat Kerja atau Silaturrahmi Kerja Daerah (Silakda) ICMI Orda Botim yang berfungsi menyerap aspirasi dan menyusun serta menetapkan Garis Besar Program Kerja (GB Proker) ICMI Orda Botim untuk 5 tahun mendatang untuk periode tahun 2022-2027.

Baca :  Sweet Memory Muktamar ICMI VII di Bandung

Daerah Botim, sebagai daerah bagian selatan DKI Jakarta sebagai hinter land, berkembang pesat, yang doeloe “ndeso” thn 1990an, sekarang menjadi daerah kota “Metropolis” barang tentu begitu banyak potensi pengembangan dan kompleksitas problem sosial (issu-issu strategis) yang harus diidentifikasi, dimapping, dianalisis, dipecahkan dan dicari solusinya secara saintifik (kepakaran) oleh kaum cendekiawan yang berhimpun dalam Orda ICMI Botim.

Wajar kiranya sebagai penduduk mayoritas muslim yang bermukim di kawasan perumahan, Industri (pabrik) dan perdagangan serta wisata dengan insprastruktur yang semakin berkembang dan lengkap spt akses jalan tol dan pusat bisnis-pertokoan serta industri kuliner, menjamurnya resto-resto, sektor jasa lainnya. Hendaknya mereka bisa ikut berperan aktif dan mengawal dinamika perjalanan Pembangunan Kabupaten Botim nanti sesuai cita-cita proklamasi 17 Agustus 1945 dan isi pembukaan UUD 1945.

Saya akan mengakhiri tulisan ini, dengan mengutip satu ayat, sebagaimana isi kandungan Al Quran ayat 4 Surat As-Saff, yang artinya:… “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang (makna lainnya bisa diartikan “berkompetisi”) dijalan-Nya dalam barisan yang teratur, mereka seakan-akan seperti bangunan yang tersusun kokoh”.

Intepretasi dan makna apa yang bisa kita petik pelajarannya dari firman Allah tersebut, yakni jika kita (kaum mukmin) ingin sukses dan memenangkan persaingan dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Botim nanti (jika berhasil menjadi Kabupaten Botim), maka wadah Orda dan Orsat ICMI se Botim diharapkan mampu mengkonsolidasikan potensi kaum cendekia dan pakarnya dalam barisan teratur (well organized) untuk memperjuangkan misi mulia “amar makruf nahi mungkar” bukan sebaliknya, kocar-kacir (disorganized) dan tidak jelas siapa pemimpin rakyatnya.

Kita berharap keputusan kebijakan umum (public policy), kepemimpinan politik dan pemerintahan Kabupaten Botim, ICMI Orda Botim bisa berkontribusi positif, punya andil (“saham”) dalam rangka kemaslahatan bagi umat, bangsa dan negara-NKRI. Wallahua’lam bissawab.

Sekian, syukron barakallah. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan menolong kita hambaNya yg berimtaq dan gemar berbuat kebajikan, serta percaya kehidupan akhirats.
Go a head, Jayalah ICMI kita !. Subhanallah walhamdulillah wallahu akbar.

Selamat berMuswilub dan Pengukuhan Orda dan Orsat se Botim, sukses dan berkah selalu.

 

Penulis adalah Dosen/Assosiate Profesor-Pendiri Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor; Pendiri-Ketua Wankar ICMI Orwilsus Bogor-SC Muswilub ICMI Orwilsus Bogor thn 2022/Wasek Wankar ICMI Pusat; Konsultan K/L negara; Pegiat dan Pengamat Sosial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *