BOGOR (LEAD.co.id) – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bogor mengimbau Pemerintah untuk mengawasi pemulasaraan jenazah terkonfirmasi Covid-19 agar sesuai syariat Islam dan berkoordinasi dengan para Alim Ulama terkait penanganan pandemi.
“Meminta pemerintah untuk mengawasi pemulasaraan jenazah yang terkonfirmasi Covid-19 agar sesuai dengan syariat Islam,” sebut pernyataan sikap yang ditandatangani Rois Syuriah PCNU Kota Bogor, KH Mustofa ABN dan Katib Syuriah, KH Tb Asep Zulfiqor, tertanggal 8 Juli 2021.
Imbauan itu disampaikan melalui Pernyataan Sikap Pengurus Harian Syuriah PCNU Kota Bogor Tentang PPKM Darurat di Kota Bogor, Nomor 139/ PC/ Syur/ A.II/ D-02/ VII/ 2021 yang bertajuk “Kebijakan imam / pemerintah bagi rakyat harus berdasar maslahah”.
“Meminta pemerintah di semua tingkatan wilayah selalu berkoordinasi terlebih dahulu dengan para alim ulama dalam mengambil kebijakan yang berkenaan dengan pandemi ini,” tulis pernyataan sikap PCNU Kota Bogor.
Saat dikonfirmasi, Ketua PCNU Kota Bogor, Rommy Prasetya mengungkapkan bahwa, Pernyataan Sikap ini diterbitkan setelah mencermati kondisi yang terjadi akhir-akhir ini, serta masukan dari masyarakat di akar rumput dan bermusyawarah secara seksama terkait penanganan pandemi (Covid-19) di Kota Bogor.
Dia menyebutkan, PCNU Kota Bogor meminta pemerintah untuk menyelenggarakan program-program yang dapat meminimalisir dampak pandemi secara ekonomi terutama di kalangan miskin dan dhu’afa, serta kalangan yang terdampak langsung pandemi ini.
PCNU Kota Bogor, dalam pernyataan tersebut, memahami bahwa kondisi pandemi saat ini telah menunjukkan gejala yang semmakin mengkhawatirkan dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sebagai ulil amri telah berusaha semaksimal mungkin untuk mencegah kondisi (pandemi) semakin memburuk.
Pihaknya juga memahami bahwa keputusan Pemerintah Kota Bogor tentang Pemberlakuan PPKM adalah bagian dari tanggung jawab penyelenggara negara yang perlu didukung oleh seluruh elemen masyarakat.
Karenanya, PCNU Kota Bogor meminta pemerintah untuk mensosialisasikan standar penanganan Covid-19 dengan bahasa yang dipahami masyarakat luas, serta menegakkan aturan dengan bijak, mempertimbangkan kondisi sosial dan psikologis wilayah yang berbeda satu sama lain.
Adapun Follow up dari hasil musyawarah Syuriah PCNU Kota Bogor ini, Satgas Covid-19 PCNU yang telah dibentuk beberapa waktu, akan menggelar vaksinasi dan menampung bantuan sembako utk masyarakat yangg membutuhkan
“Tim Satgas Covid-19 PCNU akan menggelar vaksinasi dan menampung bantuan sembako untuk masyarakat yangg membutuhkan,” pungkas Rommy.
Reporter: Jhonie Arya
Editor: Aru Prayogi

