Karya: Ace Sumanta
Tanah subur
Kerap kan makmur
Kini masih jauh dari harapan cita-citamu
Entah bangsa kemana sayap kemerdekaan yang meluruskan pikiran.
Jalanan mengepul debu
Jembatan tak lagi bambu
Namun rapuh terasa
Tiangnya pun tak lagi lurus melainkan terasa miris.
Saat kau gelorakan kemakmuran adalah mutlak ruhnya bangsa Agar terasa nyaman tanpa paksaan apalagi jajahan.
Begitu bening air di kali
Terasa hening nurani, hati gelisah dan pikiran bergolak
Tak ada lagi tempat yang nyaman untuk mengheningkan cipta Melahirkan lagu-lagu nostalgia dan lagu patriot bela negara.
Terasa jauh
Terasa redup di tengah kekakuan peradaban mulai terpisah dari dinding-dinding pembuluh darah dan nadi pun pasrah.
Secobek luka
Melupakan masa silam
Di tengah riuhnya suatu kehidupan
Kemana kita akan berlari
Hutan pun terbakar paksa
Dan bukan lagi kuasa negeri tercinta
Sebagaimana kau cita-citakan
Membentang alam Nusantara
Tak ada luka dan air mata sia-sia.
Bogor, 21 Juli 2021
Puisi Untuk Bung Hatta. Penulis adalah budayawan dan sastrawan pituin Sunda Pajajaran





