LEAD.co.id | Anggota team Resmob Polres Lampung Utara beserta Polsek Bukit Kemuning, Senin dinihari berhasil menangkap pelaku pengancam dan penganiaya wartawan media BUSER di Lampung Utara. Saat di tangkap pelaku sedang berada di rumah orang tua istri mudanya di jalan Bukit Lintas Lampung Barat, Senin (16/03/2020).
Sebelumnya, Herman yang merupakan oknum salah satu ketua ormas di Kabupaten Waykanan berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Lampung Utara. Pelaku yang juga bertindak sebagai eksekutor ini melakukan pengancam dan penganiayaan wartawan bernama Efrijal.
Pelaku yang merupakan warga Kampung Gunung Labuhan Kecamatan Gunung Labuhan Kabupaten Way Kanan sempat melarikan diri, menimbulkan kekhawatiran bagi seluruh wartawan di Lampung Utara. Melalui Forum Pers Independent Indonesia (FPII) dan beberapa Organisasi Pers lainnya turun ke jalan melakukan aksi demontrasi beberapa waktu lalu, guna mendesak pihak Polres Lampung Utara untuk segera melakukan penangkapan.
Pelaku yang diduga kuat sebagai orang suruhan oknum Kepala Sekolah di Kabupaten Waykanan yang tidak terima setelah diberitakan. Nantinya pelaku akan dikenakan pasal 170 KUHP dan atau pasal 351 KUHP berdasarkan Laporan Polisi dengan Nomor: LP/B/132/II/2020/Polda Lampung/SPKT Res LU, tanggal 05 Februari 2020.
Berdasarkan kronologinya, kejadian penganiayaan dan pengeroyokan oleh Herman dan kawan-kawannya terhadap Efrijal yang terjadi pada hari Rabu tanggal 5 Februari 2020 sekitar pukul 14.30 WIB. Pelaku dan korban bertemu di rumah makan Ayuni di Pasar Bukit Kemuning dan akhirnya terjadi cekcok dan pemukulan terhadap korban.
Yuheri selaku Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) FPII Lampung Utara saat ditemui dikantornya di Jl Utams Kota Bumi No. 6, Selasa (17/03/2020) mengapresiasi kerja keras Kapolres Lampung Utara dan jajarannya dalam upaya melakukan penangkapan terhadap pelaku.
“Kami dari FPII sangat mengapresiasi kerja keras Pak Kapolres beserta jajarannya dan mengucapkan banyak terima kasih, harapan kami yang bersangkutan dapat di proses sesuai hukum dan mudah-mudahan kejadian pengeroyokan, penganiayaan ataupun intimidasi terhadap wartawan oleh pihak- pihak tertentu tidak terjadi lagi,” ungkapnya dengan penuh semangat.
Sumber : FPII Setwil Lampung
Editor : Aru Prayogi

