Pamekasan, (LEAD.co.id) | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan melalui Dinas Sosial (Dinsos) setempat melaunching program ‘Simpati Lansia’ di Mandhapa Ronggosukowati Pamekasan, Selasa (15/6/2021).
Launching pogram Simpati Lansia sebagai tanda cinta Pemerintah setempat kepada rakyatnya itu dipimpin langsung oleh Bupati Pamekasan Baddrut Tamam. Turut hadir dalam acara tersebut seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan seluruh tamu undangan.
Program Simpati Lansia sendiri merupakan salah satu program kesejahteraan masyarakat yang dicanangkan Pemkab Pamekasan terkhusus bagi lansia.
Adapun kuota yang ditetapkan Pemkab Pamekasan pada APBD 2021 untuk bantuan lansia terdampak COVID-19 sebanyak 400 orang dari jumlah lansia di Kabupaten Pamekasan sebanyak 4.250 orang dengan besaran anggaran Rp4 miliar.
Lansia penerima bantuan berupa makanan siap saji itu harus memenuhi empat kriteria. Pertama adalah lansia miskin tidak potensial, yakni berusia 60 tahun ke atas, kedua adalah hidup sebatang kara atau tinggal dengan orang lain yang juga lansia.
Ketiga, lansia tidak potensial yang tinggal bersama dengan anak di bawah umur dan atau tinggal bersama orang dengan kebutuhan khusus dan keempat, tidak mempunyai mata pencaharian serta penghasilan, sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan dasar terutama pangan. Kriteria ini, menjadi satu kesatuan.
Bawa Rombong Makanan Menuju Rumah Lansia
Usai launching program Simpati Lansia, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengendarai kendaraan dengan membawa rombong makanan bertuliskan “Bupati Peduli Lansia”.
Dengan semangat pengabdian kepada rakyatnya, pria yang akrab disapa Mas Tamam ini bersama rombongan mengunjungi kediaman dua lansia di Kelurahan Barurambat Kota, Pamekasan.
Pagi yang cerah, perhatian masyarakat yang tertuju kepada Bupati bersama rombongan di sepanjang perjalanan menjadi bukti giat kepedulian pemimpin muda tersebut.

Ada dua lansia tidak produktif yang disambanginya, yaitu Mainah (71) warga RT 05 RW 05 dan Ruk (65) warga RT 01 RW 01 Kelurahan Barurambat Kota, Kecamatan Pamekasan.
Setibanya di kediaman Bu Ruk, Mas Tamam disambut hangat warga Kelurahan Barurambat Kota. Mas Tamam kemudian mengambil nasi dan menyuapinya. Aksi itu sontak membuat salah satu tetangga sekitar berteriak.
“Mimpi apa semalam bu Ruk, kok sampai disuapi makan sama Pak Bupati,” ujar salah satu tetangga Ruk, saat menyaksikan Bupati menyuapi makan ke Ibu Ruk.
Selepas Bu Ruk, Mas Tamam juga menyambangi Bu Mainah. Lansia tidak produktif yang hari itu menjadi tujuan pemimpin muda itu. Sembari mengobrol, Mas Tamam menyuapinya dengan penuh kasih sayang.
Tidak hanya Bu Ruk dan Bu Mainah, pria kelahiran Pamekasan itu juga menyuapi orang-orang sepuh lainnya, seraya mendoakan mereka agar senantiasa diberikan kesehatan oleh Allah SWT. Baginya, menatap lansia seolah mengingatkan pada ibunya sendiri.
“Saya merasa seperti ibu sendiri, menyuapi orang sepuh itu bukan hanya sekarang. Terutama kepada umi saya di rumah,” kata Mas Tamam
Pelayanan Harus Ikhlas dan Profesional
Orang nomor satu di Bumi Gerbang Salam itu menyampaikan, program tersebut merupakan gagasan yang luar biasa. Untuk itu Ia meminta pelayanan tersebut harus dengan rasa ikhlas dengan kerja profesional.
Mas Tamam mengatakan, melalui program tersebut, Pemkab Pamekasan akan memberi makan kepada lansia selama dua kali sehari. Makanan tersebut nantinya akan diantarkan langsung oleh Tim ke masing-masing rumah lansia.
“Ini bentuk kepedulian kita kepada lansia karena saat ini banyak lansia yang belum bisa memenuhi kebutuhan dasarnya,” ujar Mas Tamam.

Selain itu, Pemkab setempat juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan melalui Dinas Kesehatan. Layanan kesehatan itu diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya. Seluruh data lansia itu sudah melalui proses verifikasi dan validasi yang akurat.
“Jadi syaratnya harus lansia yang tidak produktif, yakni lansia hidup sebatangkara, lansia hidup bersama disabilitas tidak produktif dan lansia yang hidup bersama anak tidak produktif,” ujarnya.
Menurutnya, Ada 400 lansia di 13 kecamatan yang akan mendapat bantuan makanan sehat dua kali sehari dari pemerintah daerah yang akan diantar oleh petugas dua kali sehari.
Reporter: Kholisin Susanto
Editor: Moh Hasanuddin





