Pamekasan, (LEAD.co.id) | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menggelar pasar murah selama bulan Ramadhan 1442 Hijriah.
Kegiatan yang dilakukan Pemkab Pamekasan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan ditempatkan di lahan eks RSUD Jalan Kesehatan dan dibuka langsung oleh Bupati Pamekasan Badrut Tamam, Senin (12/4/21).
Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengatakan, di Pasar murah ini ada transaksi yang bisa mendorong daya beli masyarakat karena dijual dibawah harga pasar.
Kegiatan ini, kata dia, dilaksanakan di tiap kecamatan, harapannya saat ramadhan kebutuhan pokok tidak banyak melonjak.
Dikatakan, dari pantauan dan laporan dari Disperindag, pihaknya melihat beberapa bahan pokok. Semuanya tidak ada lonjakan harga yang signifikan, dan 5 pasar yang ada.
“Alhamdulillah juga kebutuhan pokok kita sudah terpantau dan tidak ada kenaikan yang signifikan,” katanya.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu menjelaskan, kegiatan yang dilakukan di 13 kecamatan untuk memberikan subsidi harga atau harga lebih murah dari harga pasar umum.
Pemkab berharap ada keshalehan sosial tumbuh semakin kuat diantara masyarakat. Kesalihan itu ada keshalehan privat ada keshalehan sosial, yang privat itu keshalehan pribadi sekali antara kita dan Allah SWT, dan kesalihan sosial itu hubunganya kita dangan alam manusia dan kehidupan.
“Ramadhan disamping mendorong keshalehan sosial juga mendorong keshalehan privat diantara kita semuanya,” ungkapnya.
Pasar murah Ramadan ini, kata Badrut Tamam, adalah keshalehan social yang dilakukan oleh Pemkab Pamekasan, disamping memastikan bahwa harga bahan pokok juga tidak naik.
“Atas nama pemerintah kami menyampaikan marhaban ya ramadhan, semoga kita khusyuk ibadah, dan semoga makin peduli kepada sesama,” pungkasnya.
Sementara Kepala Disperindag Pamekasan Achmad Syaifuddin dalam laporannya mengungkapkan pasar murah ini digelar sebagai wujud kepedulian Pemkab Pamekasan meringankan beban masyarakat di tengah pandemi covid-19 dan dalam menjalankan puasa ramadhan sekaligus juga Hari Raya Idul Fitri.
“Setelah di launching pasar murah disini akan dilaksanakan selama 3 hari, lalu dilanjutkan di 13 kecamatan, mulai tanggal 12 April sampai 7 Mei nanti. Jadi itu nanti pelaksanaan pasar murah di masing masing kecamatan, tepatnya di halaman kecamatan masing-masing,” katanya.
Produk yang di jual di pasar murah ini, kata Achmad, adalah kebutuhan bahan pokok masyarakat pada umumnya, yaitu beras, minyak goreng, gula tepung, sirup kecap, kopi dan sebagainya. Termasuk juga garam dapur sehat beryudium produksi asal Pamekasan.
Ada sejumlah partisipan perusahaan yang ikut mensupport pasar murah ini, yaitu PT Indomarco, PT Indofood, Bulog, PT Wings Anugerah , Laju Jaya, Balivio, dan Industri Kecil Menengah (IKM). Para partisipan itu tidak berada dalam satu tempat namun dibagi menjadi dibeberapa lokasi di 13 kecamatan.
Dasil hasil pantauan di lima pasar besar yaitu Pasar Kolpajung, Pasar 17 Agustus, Pasar Gurem, Pasar Pakong dan Pasar waru kondisi harga sembako per 11 April 2021, harga relative stabil. Yang ada peningkatan daging yaitu daging ayam boiler dengan peningkatan sekitar 13 %. Tetapi harga daging sapi, telur masih relative stabil. Yang ada peningkatan cukup signifikan yakni harga cabe. Adv
Reporter Kholisin Susanto
Editor Moh Hasanuddin





