LEAD.co.id | Ikatan Alumni Pesantren Pertanian Darul Fallah Bogor (IAD) kambali turun ke lokasi terdampak bencana banjir dan longsor, desa Cikoneng, kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Sabtu (24/1/2020).
Kali ini, selain paket sembako, pihak IAD memberi bantuan yang difokuskan pada penangan pasca bencana, yaitu paket pendidikan untuk anak sekolah, seragam, tas dan alat tulis, serta bantuan untuk sarana tempat ibadah (Masjid) berupa karpet, semen dan cat.
“Bantuan ini kami sesuikan dengan kebutuhan masyarakat saat ini, setelah kami melakukan survei ke lokasi bencana itu,” terang Sekjend IAD Bogor, Subhan Murtadla kepada LEAD.co.id usai kegiatan, Minggu (26/1/2020).

Kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan pada masyarakat pasca bencana yang akan terus dilakukan secara konsisten. Dalam kegiatan ini pihaknya melibatkan para santri dan alumni, bersama masyarakat melakukan penataan kembali lingkungan yang terkena bencana.
“Kami fokuskan pada perbaikan tempat ibadah Masjid,” kata Ketua DPC PBB Kota Bogor yang baru demisioner ini.
Selanjutnya, pihak IAD mengaku akan bersinergi dengan pihak lain dalam melakukan pembinaan masyarakat pasca bencana ini. Hal itu ungkap dia, karena banyak kebutuhan masyarakat yang harus diperhatikan. (Red)





