Pasien Covid-19 Tersisa 47, Griya Melati Masih Status KLB

oleh -228 views
Pasien Covid-19, Griya Melati, Kota Bogor, KLB Covid-19

Bogor (LEAD.co.id) – Perumahan Griya Melati Kota Bogor masih berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) Covid-19 meski sudah banyak penambahan pasien yang telah sembuh.

Hingga Senin (31/5) malam, tercatat sebanyak 95 kasus positif Covid-19 di Perumahan Griya Melati, Bubulak, Kecamatan Bogor Barat. Dari 95 kasus, konfirmasi masih sakit ada 47 orang dan selesai isolasi/sembuh 48 orang.

“Total ada 95 kasus. 47 laki-laki dan 48 perempuan,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno seperti dikutip laman Pemkot Bogor, pada Selasa (1/6/2021).

Retno telah merinci, dari 47 pasien, isolasi di rumah 2 orang, dirawat 44 orang (di BPKP Ciawi 43 orang dan di Rumah Sakit Salak 1 orang), Isolasi tempat lain di Jakarta 1 orang.

Baca :  Kasus Covid-19 Meningkat, NU Kota Bogor Ajak Warga Bermunajat

“Hingga, Senin (31/5) sudah ada 650 orang yang sudah di tes pemeriksaan Covid-19 dengan hasil 95 orang positif,” kata Retno.

Wali Kota Bogor, Bima Arya mengaku telah melaporkan jumlah pasien sembuh di Griya Melati kepada Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin.

“Sudah ada yang sembuh 48 orang kembali ke rumah. Insya Allah di Griya Melati gejala ringan dan tanpa gejala, sembuhnya cepat, tinggal menunggu waktu. Saya minta yang sembuh tetap di rumah, isolasi 5 hari,” kata dia.

Dia menegaskan bahwa, status KLB di Griya Melati belum dicabut, meski sudah ada banyak penambahan pasien sembuh. “Hingga saat ini KLB belum dicabut, kita masih full atensi,” tegasnya.

Baca :  Update: Sebanyak 65 Santri di Kota Bogor Positif Covid-19

Mengenai tes Whole Genome Sequencing (WGS) kepada 30 warga Griya Melati kata Bima Arya, hingga hari ini belum ada hasilnya berdasarkan informasi dari Menkes. “Mudah-mudahan 1-2 hari ini ada hasilnya,” katanya.

Pada Senin (31/5) kemarin, Kadinkes Retno mengungkapkan adanya satu penambahan kasus positif dari 1 warga yang sebelumnya negatif. 20 kasus positif pulang dari BPKP Ciawi (sudah negatif).

Pengantaran 4 orang kasus positif ke BPKP Ciawi dan 1 orang Isolasi di tempat isolasi di Jakarta.

“Dari 94 kasus ditambah 1 kasus, jadi 95 kasus,” ujarnya.

Baca :  Kota Bogor PPKM Level 2, Disdik Tunda PTM 100 Persen

Sebelumnya, pada Minggu (30/5), pemeriksaan swab PCR 4 sampel, ada penambahan 3 kasus positif. 12 kasus positif pulang dari BPKP Ciawi (sudah negatif) dan 1 orang dirujuk dari BPKP Ciawi ke RS Salak.

Reporter: Jhonie Arya
Editor: Aru Prayogi
Sumber: Prokompim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *