Pemkab Pamekasan Bakal Rekrut Informan di Desa dan Kelurahan untuk Tekan Peredaran Rokok Ilegal

oleh -182 views

Pamekasan, (LEAD.co.id) | Upaya Pemerintah Kabupaten Pamekasan dalam menekan angka peredaran rokok non cukai terus digalakkan. Sala satu upaya yang dilakunnya yakni dengan merekrut informan di tiap Desa dan Kelurahan.

Menurut Kepala Bagian (Kabag) Administrasi dan Perekonomian Pemkab Pamekasan, Sri Puja Astutik mengatakan, penunjukan informan tiap desa dan kelurahan tersebut didanai oleh DBHCHT lewat kegiatan pemberantasan barang kena cukai.

“Jadi kami harus mengumpulkan informasi di daerah mana saja yang rawan peredaran rokok bodong,” kata Astutik.

Segala informasi yang didapat dari informan tersebut, kata Astutik, akan diinput melalui aplikasi Sistem Informasi Rokok Ilegal (Siroleg) yang disebut oleh Bea Cukai. Informan atau agen itu akan bekerjasama dengan tiap Camat dan Kepala Desa.

“Ada satu dari warga yang akan menjadi agen informal untuk mengumpulkan informasi keberadaan rokok ilegal di situ,” katanya.

Kegiatan pengumpulan informasi itu akan digelar tahun ini atas kerjasama Pemkab Pamekasan bersama Bea Cukai dan seluruh stake holder di Pamekasan. Adapun toko atau warung yang memasarkan rokok bodong akan langsung didata melalui aplikasi.

“Semuanya itu untuk dijadikan bahan mengambil langkah dan strategi dalam melakukan operasi pemberantasan rokok ilegal,” ungkapnya.

Untuk penunjukan informan di tiap desa dan kelurahan, pihaknya akan merekrut 189 agen yang menempati masing-masing desa dengan sistem dibayar satu kali dalam setahun.

Para informan ditugaskan mendapatkan lima informasi sebagai laporan kepada Pemkab Pamekasan. “Informan itu harus mengambil foto toko, merk rokok bodong, dan berapa batang, yang nantinya akan kita masukkan ke Siroleg,” katanya.

Penunjukan informan di masing-masing desa dan kelurahan itu, diharapkan akan lebih maksimal dalam memberantas rokok bodong dan bisa lebih baik dari kinerja tahun sebelumnya.

“Dengan melibatkan agen, maka kinerja kita akan lebih baik,” tutupnya.

Reporter: Kholisin Susanto

Editor: Moh Hasanuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *