Penanganan Anarkisme, LAPMI Ingatkan Pentingnya Peran Media

oleh -414 views

MAKASSAR (Lead.co.id) – Dialog Publik bertema “Peran Media, Pemuda,Tripika, dan DPRD dalam Penanganan Anarkisme” telah digelar oleh Redaksi Mitra Sulawesi di Resto Popeye, Jalan Arif Rahman Hakim, Kecamatan Tallo, Makassar, pada Minggu (26/6/2022).

Kegiatan itu dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan. Hadir sebagai pemateri yaitu Camat Tallo Alamsyah Sahabuddin, DPRD Kota Makassar Rahmat Taqwa, Kapolsek Tallo Kompol Badollahi, Ketua KNPI Tallo Muh Risaldi, dan pengurus Bakornas Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LAPMI) Arif Wangsa.

Dalam materi terkait penanganan anarkisme, Camat Tallo mengingatkan pentingnya kolaborasi orang tua maupun pemerintah dan kepolisian dalam memperhatikan pergaulan anak di lingkungan.

“Kami sampaikan keterlibatan semua unsur masyarakat dalam memberikan edukasi terkhusus para pemuda/pemudi Kecamatan Tallo, tentang pentingnya menjaga kebersamaan dan pergaulan anak kita,” tuturnya.

Kompol Badollahi yang juga mantan Kanit Reskrim Polsek Tallo mengetahui persis, kondisi dan wilayah yang rawan Anarkisme, sehingga peran orang tua juga sangat penting.

“Peran orang tua disini sangat penting untuk menjaga tindakan yang tidak diinginkan, jika sudah pukul 10 malam ‘cari mi anak ta’, agar tidak berkeliaran,” kata Kapolsek.

Sementara itu, Rahmat Taqwa mengingatkan kondisi penegak hukum, untuk lebih intens melakukan sosialisasi maupun melakukan patroli di daerah yang rawan perang kelompok.

Khususnya di wilayah Perbatasan Barukang yang melibatkan Kecamatan Tallo maupun Kecamatan Ujung Tanah.

“Saya melihat kondisi ekonomi yang membuat perang kelompok sering terjadi, apalagi di pasca Pandemi yang memang tidak ada kesibukan buat para pemuda,” ungkapnya.

Duta Narkoba itu berharap Polisi juga intens memperhatikan alat judi baru yang meresahkan masyarakat, karena di kecamatan Ujung Tanah sudah dibersihkan, sehingga kecamatan Tallo juga harus di sterilkan.

Sementara itu, Arif Wangsa mengingatkan peran media sangat penting, dalam perkembangan di suatu daerah, apalagi media punya peran andil sebagai pilar ke 4 Demokrasi.

Setelah Legislatif, Yudikatif, Eksekutif hadirlah media sebagai pilar ke 4 negri ini sekaligus sebagai Control Sosial di tengah masyarakat.

“Media itu penting tetapi harus teliti dalam melihat sebuah berita, maupun Video kita harus ketahui berita yang ingin dibagikan itu memenuhi unsur 5w+1h sebagai dasar informasi akurat,” cetus Aktivis Makassar ini.

Dg Nai sapaan akrab Arif Wangsa pun mengharap media juga bisa menjadi mata dan telinga buat Pemerintah, dan bisa jadi mulut buat masyarakat.

“Media itu sangat penting, tanpa media kita tidak bisa memberitahu, tanpa media kita tidak bisa membahu, dan tanpa media suatu negri tidak akan maju,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *