Pencabutan Bendera: Satpol PP Kota Bogor Minta Maaf, PDIP Legowo

oleh -364 views

BOGOR (Lead.co.id) – Satpol PP Kota Bogor menyampaikan permohonan maaf secara tertulis atas aksi pencabutan bendera Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP) beberapa waktu lalu. Meski kecewa, pimpinan dan kader Partai tersebut menyatakan legowo.

Setelah kejadian itu, Satpol PP kini menyambangi kantor DPC PDIP Kota Bogor untuk bersilaturahmi sekaligus mengantarkan surat permohonan maaf. Pihaknya juga mengklarifikasi terkait penertiban bendera yang dilakukan.

“Hari ini kami berserta jajaran bersilaturahmi atas kejadian ini, dan permintaan maaf dari kami. Bukan bicara siapa salah dan benar, tapi kebesaran hati untuk permohonan maaf,” ungkap Kepala Satpol PP, Agustian Syach di Sekretariat PDI Perjuangan Kota Bogor, pada Senin (16/1/2023).

Baca :  Rumah di Bogor Timur Dijadikan Gudang Miras, Ribuan Botol Disita

Menurut dia, duduk perkaranya adalah pencabutan bendera oleh tim tangkas yang sedang patroli setiap hari di pusat Kota Bogor. Karena, untuk pemasangan atribut partai, itu seperti biasa ada tembusan dari Badan Kesbangpol kepada Satpol PP.

“Pencabutan bendera ini berdasarkan surat dari Badan Kesbangpol, pemasangan ini di ruas Jalan Raya SSA, seputaran Kebun Raya,” kata dia.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata mempertanyakan mengenai pencabutan bendera saat HUT PDIP. Karena, pihaknya sudah dua kali mengalami kejadian serupa.

Baca :  Relawan Jokowi Sebut Pernyataan Joko Priyoski Mengadu Domba

“Hari ini kami menerima iktikad baik dari Satpol PP Kota Bogor Agustian Syach menyampaikan surat permintaan maaf secara terbuka. Tetapi kalau berulang, kami tentu akan melakukan tindakan,” ungkap Dadang.

Di tempat yang sama, Sekretaris DPC PDIP Kota Bogor, Atty Somaddikarya mengatakan, Satpol PP telah menyinggung dan melukai PDIP. Jika kesalahan dalam bentuk administrasi, pihaknya siap untuk dikoreksi untuk saling memperbaiki.

“Saya berharap ini merupakan kejadian terakhir, dan tidak terjadi di kemudian hari. Sebaiknya koordinasi dan komunikasi agar tidak semena-mena melakukan pencopotan atribut partai untuk Kota Bogor,” pungkas dia.