Site icon LEAD.co.id

Pengabdian Masyarakat Aman Jaya di Kapal ASDP Merak – Bakauheni 

Pengabdian Masyarakat, Aman Jaya, Kapal ASDP, Merak - Bakauheni

Oleh: Agung Kwartama

Sesuai dengan program kerja pendidikan dan mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, para Dosen Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya (Aman Jaya), melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dalam rangka survey dan  penyuluhan Kesehatan dan Keselamtan Kerja (K-3) terhadap para penumpang Kapal ASDP. Merak – Bakauheni dan Bakauheni – Merak pada tanggal 27 Maret 2022.

Penerapan K-3 sangat penting dan diperlukan di bidang transportasi laut, khususnya kapal Ferry diharapkan dapat mengoptimalkan proses pekerjaan, sehingga para pekerja dapat bekerja dengan selamat, sehat, aman, dan nyaman (Sucipto, 2014). Hal ini didukung dengan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) RI Nomor 51 tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Pelabuhan Laut.

Permenhub itu menjelaskan bahwa Keselamatan dan Keamanan Pelayaran adalah suatu keadaan terpenuhinya persyaratan keselamatan dan keamanan yang menyangkut angkutan di perairan, kepelabuhanan, dan lingkungan maritim. Jadi keselamatan merupakan indikator utama untuk mengukur keberhasilan transportasi di laut.

Di era industri 4.0 kemajuan teknologi informasi saat ini, kapal Ferry yang digunakan sebagai sarana pengangkut penumpang telah banyak disentuh oleh teknologi dan dilengkapi sarana navigasi yang memadai demi kepentingan kenyamanan dan keselamatan dalam perjalanan melalui laut. Walaupun demikian kecelakaan kapal laut masih sering terjadi sehingga semakin menambah dalam keprihatinan terhadap dunia transportasi laut.

Pada umumnya, para awak kapal melakukan pelayaran semua sarana dan prasana harus terkontrol dan dalam kondisi baik serta normal, namun lemahnya kepatuhan Laik layar, Prosedur keselematan penumpang dan sistem keselamatan di laut menjadi penyebab potensial besarnya korban kecelakaan di laut, terutama berdampak pada korban jiwa penumpang maupun awak kapal yang tak ternilai, gangguan psikologi bagi penumpang sebagai korban dan kerugian material.

Berdasarkan data primer dan sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber, dapat di idenfikasikan bahwa masalah pada kesehatan dan keselamatan kerja untuk penumpang transportasi laut, antara lain;

  1. Tidak semua penumpang mengetahui tata cara menaiki kapal saat kapal ersandar di
  2. Sebagian penumpang mengabaikan tata cara pengunaan Life jacket pada saat awak kapal
  3. Dalam memperagakan sosialiasi keselamatan sebagian penumpang bersikap acuh dan malas dalam memerhatikan suatu hal yang belum tentu (Bangun dan Harijono, 2019)
  4. Belum mengetahui penumpang dan mudah mengabaikan tata cara baca peta denah evakuasi dalam keadaan darurat

Mengacu kepada hasil identifikasi masalah yang dipapar di atas, maka tim pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Aman Jaya tersebut, melakukan penyuluhan dalam rangka memberikan kesadaran terhadap para penumpang Kapal ASDP Merak – Bakauheni dan Bakauheni–Merak.

Selain itu, pelaksanaan penyuluhan ini juga sebagai bentuk dari implementasi kerjasama antara akademi Maritim Nasional Jaya, Perusahaan Jasa transpotasi dalam hal ini diwakili Kapal Ferry dan Para PenumpangKapal Ferry.

Pentingnya Kegiatan

Bedasarkan uraian pada latar belakang diatas, maka dapat diketahui betapa pentingnya kegiatan penyuluhan yang ada yaitu:

  1. Para penumpang sebagai objek penyuluhan yang membutuhkan pendampingan dalam proses Keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Sehingga Para penumpang memperoleh manfaat bagi dirinya  sendiri  maupun lingkungan
  2. Para penumpang membutuhkan tata cara untuk keselamatan dan Kesehatan kerja, sebagai kesiagaan dan antisipasi kejadian  yang  tidak  dikehendaki selama dalam pelayaran maupun saat di dermaga
  3. Selepas kapal melepas sauh untuk menuju pelabuhan berikutnya, Awak kapal melakukan sosialisasi K3 kepada para penumpang, namun  sebagian penumpang masih mengabaikan sosialisasi

Adapun tujuan dari penyuluhan Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di kapal Ferry ini sebagai berikut :

  1. Menerapkan budaya perilaku para penumpang untuk selalu mentaati peraturan dan ketentuan tentang K-3 terutama di Moda Transpotasi
  2. Penyuluhan ini diharapkan dapat memiliki kemampuan menjaga keselamatan dan kesehatan kerja
  3. Penumpang setelah penyuluhanini makin perduli pentingnya akan keselematan dan kesehatan kerja yang diterapkan dalam keseharian, baik untuk diri sendiri, lingkungan keluarga maupun lingkungan masyarakat dimana mereka
  4. Semua penumpang setelah penyuluhan ini mampu menganalisis untuk mengantisipasi pada saat kerjadian yang tidak dikehendaki selama belayar dengan kapal Ferry
  5. Setelah penyuluhan ini diharapkan para peserta mampu mensosialisasi pentingnya K3 di lingkungan keluarga, lingkungan tempat mereka bekerja maupun lingkungan masyarakat dimana mereka

Sasaran

Adapun mengenai sasaran penyuluhan Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di kapal Ferry adalah para penumpang yang menyeberang menggunakan kapal Ferry dari pelabuhan penyeberangan Bakauheni ke Merak maupun dari Merak Ke Bakauheni

Manfaat Penyuluhan

  1. Manfaat bagi:
    • Meningkatkan kepedulian pentinganya K-3 mengacu pada Peraturan Menterï Perhubungan Republïk Indonesia nomor : pm 51 tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Pelabuhan Laut
    • Memahami dan mampu menganalisis untuk mengantisipasi pada saat kerjadian yang tidak dikehendaki selama belayar dengan kapal
    • Para penumpang mampu mengimplementasi K3 dalam keseharian, baik untuk diri sendiri, lingkungan keluarga maupun lingkungan masyarakat dimana mereka
  1. Manfaat bagi Dosen Pelaksana

Mengimplementasikan kegiatan untuk menjalankan kewajiban pengabdian kepada masyarakan (PkM) sebagai salah satu kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi, sehingga bermanfaat bagi para penumpang atas pengentahuan K3 yang dimiliki oleh dosen penyuluh.

Adapun pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) berupa penyuluhan tentang K-3 bagi para penumpang Kapal milik ASDP dalam pelayaran: Dari Merak menuju Bakauheni dan sebaliknya dari Bakauheni menuju Merak, sbb:

Lokasi dan Jadwal

  1. Hari/ Tanggal : Sabtu, 26 Maret 2022.
  2. Waktu : 12.00 – 00
  3. Tempat : Kapal ASDP Merak –Bakauheni dan Bakauheni –Merak

Agar terlaksananya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) bagi para Dosen Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya (Aman Jaya), dengan tertib dan sesuai sasaran.

Pasca Penyuluhan

Berdasarkan paparan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa Penumpang kapal Ferry penyeberangan dar Merak ke Bakauheni atau sebaliknya dari Bakauheni ke Merak adalah Pria yang berusia di atas 40 tahun dengan pendidikan setingkat SMA, D3/S1 dan bekerja di segmen Swasta, baik sebagai pegawai swasta maupun wiraswasta yang menggunakan transportasi laut lebih dari 4 kali dan begitu juga menggunakan kapal ferry ASDP lebih dari 4 kali.

Sebab, kapal Ferry tersebut adalah kapal yang berkapasitas muat besar, dengan kecepatan 15 Knot dibandingkan kapal ferry lainnya hanya membutuhkan waktu 1 jam untuk penyeberangan Merak-Bakauheni atau sebaliknya.

Kapal Ferry ASDP memberikan jaminan pelayanan prima, baik di sektor penyeberangan maupun di sektor akomodasi penumpang dengan dilengkapi teknologi informasi yang modern untuk mengakomodasi kebutuhan penumpang akan rasa aman, dan nyaman Seperti menyedian ruang Bayi dan Ibu, tempat ibadah.

Pihak pengelola Kapal Ferry maupun Pelabuhan dengan telah meningkatkan pelayanannya dengan menyediakan fasilitas e-ticketing yang mempermudah penumpang untuk beli tiket dan tidak perlu antri di depan loket, Begitu pihak pelabuhan menyediakan pemisahan jalur kendaraan dengan penumpang secara tegas.

Diharapkan dengan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan memberikan sosialisasi akan pentingnya K3 (Keselamatan , Kesehatan, Kerja) di atas Kapal penyebrangan akan meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan dalam perjalanan sehingga kecelakaan dan resiko yang terjadi dapat dihindari lebih dini.

Sehingga, Kapal penyebrangan menjadi salah satu pengangkut penghubung yang sangat diminati dan terjangkau dalam pengangkutan manusia serta barang didalamnya.

 

Ditulis oleh Dr. Agung Kwartama, SE., MM., MH. Penulis adalah LPPM Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya (Aman Jaya)

Exit mobile version