BOGOR (Lead.co.id) – Sekali lagi di tahun 2022 ini, tepatnya di hari selasa (05/07), Program Studi Manajemen Industri (MNI) Sekolah Vokasi IPB University (SV-IPB) sekali lagi memberikan kuliah umum yang bertajuk “Supply Chain and Technology Used in Agroindustry”.
Webinar ini merupakan rangkaian kegiatan dari SV-IPB Summer Course 2022: Smart Agro-Industry 4.0 In the Tropical Countries: Transforming Agro-Maritime Through Socio-Technopreneur yang berlangsung pada bulan Juni -Juli selama 10 hari.
Prof. Dr. Ir. Yandra Arkeman, M.Eng, guru besar IPB University, menjadi pemateri dalam webinar Industrial Management series kali ini. Pada kesempatan ini, beliau membahas tentang penerapan AI dan blockchain untuk supply chain management dalam bidang agroindustri di era 4.0.
Menurut Prof Yandra, “Agroindustrial Supply Chain Management (Argo-SCM) merupakan pengelolaan seluruh proses dari produksi, perubahan atau pemprosesan, distribusi. dan marketing dalam agroindustri yang dimana menyuplai konsumen dengan barang yang diinginkan. Argo-SCM lebih sulit dibandingkan supply chain management dalam bidang manufaktur karena produk agroindustri merupakan produk yang tidak tahan lama. Secara objektif Argo-SCM meliputi harga, kualitas, waktu, fleksibilitas, keberlanjutan, dan kehalalan.”
Dirinya menekankan bahwa, “Kita sekarang hidup di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity), untuk dapat bertahan dalam era ini agro-supply chain management perlu cerdas, adaptif, dan kokoh.”
Beliau juga menyarankan bagi tenaga kerja lama untuk terus beradaptasi dalam menghadapi era industri 4.0. “Kita harus meningkatkan kemampuan dan pengetahuan kita untuk pekerjaan baru di masa depan seperti coding. Kita harus menggunakan teknologi untuk memecahkan masalah manajemen rantai pasokan pertanian”.
Sebanyak kurang lebih 100 peserta berpartisipasi pada webinar ini. Mereka berasal dari beberapa perguruan tinggi yaitu Tarlac Agricultural University, Mariano Marcos State University, Vietnam National University of Agriculture, Kolej Komuniti Jerantut, Simon Fraser University, Nagoya University, Kolej Komuniti Sungai Petani, Maritime University of Panama, Polbangtan Bogor, Politeknik Pangkep, dan Politeknik Banyuwangi.
Materi Prof. Yandra akan menjadi masukan yang berharga bagi peserta Program Summercourse yang dilaksanakan oleh Sekolah Vokasi IPB ini. Terkait dengan rencana summer course expo online yang akan menampilkan output Project Based Learning (PBL) para peserta, sejalan dengan ilmu terapan dan kurikulum merdeka yang dicanangkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, khususnya Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi.
Penulis: Antonya Sinaga dan Nafilah Ahmad





