Perangi Corona, FPI Semprot Disinfektan di 70% Titik Kota Bogor

oleh -187 views

LEAD.co.id | Dewan Pengurus Cabang (DPC) Front Pembela Islam (FPI) Kota Bogor terus lakukan penyemprotan di sejumlah titik. Semangat dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 telah sudah berjalan hampir 70 persen penyemprotan disinfektan.

Menurut Wakajihad FPI Kota Bogor, Ustad Yevi menyampaikan kegiatan ini terus dilakukan oleh pihaknya, lantaran banyak permintaan dari warga untuk memberantas wabah virus tersebut. Meski bekerja tanpa pamrih para laskar tetap semangat.

“kita genjot terus penyemprotan disinfektan, sejumlah titik sudah terpenuhi, bahkan saya dapar laporan, warga banyak yang minta penyemprotan disinfektan ini,” ucapnya, kepada Lead.co.id, Jumat (03/04/2020).

Baca :  AKSI 1812: Antara Harapan dan Kenyataan

Ia mengatakan, demi membunuhnya wabah Covid-19 ini, dirinya bersama para laskar, membuka posko pengaduan atau permintaan penyemprotan disinfektan, dan baru ada 2 lokasi yang sudah dilaksanakan pokso ini.

Anggota DPC FPI Kota bogor sedang melakukan proses penyemprotan

“Karena banyak keluhan dari warga, wilayahnya belum tersentuh untuk penyemprotan disinfektan ini,” jelas dia.

Penyemprotan yang dilaksanakannya, kata dia, tidak tebang pilih, baik itu rumah warga, tempat ibadah tetap dilaksanakan. Pada dasarnya, warga Kota Bogor harus bersih dan sehat dengan wabah Virus Corona ini.

“Kami tidak tebang pilih, kami lakukan semua rata, bahkan kemarin para laskar melakukan Penyemprotan disinfektan hingga malam hari,” tuturnya.

Baca :  Pembubaran FPI Bertentangan dengan Prinsip Negara Hukum

Sementara itu, berdasarkan informasi dilapangan yang diterima oleh para laskar, banyak warga yang mengeluh, ada yang melakukan Penyemprotan disinfektan, tetapi baham cairan disinfektan tersebut terbuat dari air dan molto.

“Pengaduan banyak, warga minta disemprot setelah dilaksanakan, ternyata bau molto dan air saja, akhirnya laskar terus bergerak dan melakukan Penyemprotan disinfektan yang diminta oleh warga,” pungkasnya.

Reporter : Wawan Supriatna
Editor : Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *