Peringatan Hari Air Sedunia di Pamekasan Diwarnai Tanam Ratusan Pohon Hingga Tebar Ribuan Benih Ikan Nila

oleh -240 views

Pamekasan, (LEAD.co.id) – Pemerinrah Kabupaten Pamekasan turut andil memperingati hari air sedunia melalui kegiatan penanaman ratusan pohon mangga dan mahoni di sekitar Embung Samiran, Kecamatan Proppo, Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Dalam aksi peringatan hari air sedunia ini juga dilakukan menebar sebanyak 3 ribu bibit ikan nila ke dalam Embung Samiran. Hal itu untuk melestarikan serta menjaga ekosistem di Embung tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pamekasan, Totok Hartono yang mewakili Bupati Baddrut Tamam saat membacakan sambutan menyampaikan selamat memperingati hari air sedunia tahun 2022.

Harapannya dapat mendorong dan mempercepat kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, khususnya pemakaian dan pemanfaatan air sebagai sumber kehidupan bagi setiap mahluk hidup di muka bumi.

“Di samping itu, peringatan hari air sedunia ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi merupakan salah satu upaya kita untuk mempengaruhi masyarakat agar terbiasa menjaga kelestarian lingkungan, kebersihan, memilah sampah dengan baik, tidak merusak ekosistem, sehingga kita menjadikan kehidupan kita lebih sehat,” katanya, Rabu (30/3/2022).

Dia berharap, semua stake holder baik organisasi perangkat daerat, camat, lurah, kepala sekolah, pengelola pondok pesantren, dan masyarakat secara umum bersinergi mewujudkan lingkungan yang bersih dan berseri.

“Sekolah yang berbudaya lingkungan, sehingga sejak usia dini generasi emas Pamekasan memiliki pemahaman mencintai lingkungan yang bersih, sehat dan lestari,” ungkap Totok Hartono.

Menurutnya, kerusakan lingkungan yang marak terjadi akibat ulah tangan manusia yang tidak mampu menjaga lingkungan dengan baik.

Akibatnya, bencana alam terjadi dimana-mana, seperti kekeringan, pencemaran udara, pemanasan global, abrasi, dan menurunnya derajat kesehatan masyarakat, serta berbagai kesengsaraan hidup lainnya.

“Untuk itu, saya mengajak kepada seluruh masyarakat Pamekasan agar menjaga kelestarian lingkungan dengan menanam pohon, melindungi tumbuhan, menjaga kebersihan, menguras sampah dengan baik, dan menghentikan prilaku merusak lingkungan demi masa depan anak cucu kita,” ujar dia.

“Sebab jika lingkungan lestari, kekurangan air akan terpenuhi dengan sendirinya,” tandasnya.

Reporter: Moh Hasanuddin

Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *