Site icon LEAD.co.id

PGN Laporkan Ustadz Maaher ke Polda Jatim

PGN, Ustadz Maaher, Polda Jatim

PGN Jatim melaporkan Maaher At Thuwalaibi A.ka Soni Eranata ke Polda Jatim, pada Senin (16/11/2020)

LEAD.co.id | Ormas Patriot Garuda Nusantara (PGN) Jawa Timur mendatangi Markas Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur, pada Senin (16/11/2020). Kedatangan PGN untuk melaporkan Soni Eranata alias Ustadz Maaher yang diduga melakukan “ujaran kebencian” terhadap Gus Dur dan Habib Luthfi.

Kedatangan PGN Jawa Timur (Jatim) ke Bagian Subdit V Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Diskrimsus) Polda Jatim ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Jendral PGN Jatim AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal) didampingi oleh Maulana Sayyid Gus Hamid Alamuddin, Randi Bintarto, Tri Budhi Heru Suseno Dan Tim advokasi Moch As’an, SH Dari LBH Ma’rif Hasyim Latif Sidoarjo.

Rombongan Patriot Garuda Nusantara Jawa Timur diterima dan ditemui dengan hangat oleh jajaran Subdit V Siber Diskrimsus Polda Jawa Timur.

PGN Jatim melaporkan Maaher At Thuwalaibi A.ka Soni Eranata karena diduga melakukan “ujaran kebencian” yang diduga ditujukan kepada Bapak Bangsa KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Dan Maulana Habib Luthfi Bin Yahya, Yang Diduga Diunggah oleh Maaher At Thuwalaibi A.ka Soni Eranata.

PGN jawa timur melaporkan terduga karena postingan yang Diunggah oleh terduga sudah sangat meresahkan rakyat indonesia dan warga masyarakat yang mencintai pancasila, kebhinekaan, persatuan, kerukunan, kedamaian Indonesia.

“Kami Datang Ke Polda Jawa Timur untuk melaporkan terduga atas instruksi dari Panglima/Pimpinan PGN jawa timur Drs Akhmad Baidhowi MTS (Abah Bay), dan KH Ahmad Yani Illiyin (ketua),” ungkapnya.

Pihaknya berharap Kepada Pihak yang berwajib dan berwenang untuk melakukan tindakan tegas kepada siapapun yang dengan sengaja menebar propaganda dan kegaduhan, karena masyarakat semua ingin ketenangan, ketentraman, kedamaian dan ketertiban.

“Kelak di kemudian hari menjadi pembelajaran bagi siapapun untuk lebih bijak dalam menulis dan berbicara, terutama ketika menggunakan media sosial,” tutup Gus Wal.

Reporter: Jhonie
Editor: Aru Prayogi

Exit mobile version