PGN Jatim: Jangan Sampai Terjadi Lagi Pemberontakan Berdarah

oleh -679 views
PGN, Jatim, Pemberontakan
PGN Jatim Menggelar Ngaji Pancasila

LEAD.co.id | Ormas Kemasyarakatan lintas agama, suku dan budaya Patriot Garuda Nusantara (PGN) Jawa Timur menggelar helatan Ngaji Pancasila “Nderes Pancasila gemakan Kebhinnekaan dan Persatuan Indonesia di Masjid Zulfikar, Kota Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (30/9/2020).

Kegiatan tersebut merupakan program PGN Jawa Timur yang digagas oleh Perintis Sekaligus Sekretaris PGN Jawa Timur AR Waluyo Wasis Nugroho atau biasa disebut Gus Wal untuk penguatan Ideologi Pancasila, sosialisasi anti narkoba, sosialisasi anti KKN, dan sebagai program Deradikalisasi sebagai sosialisasi penolakan paham ideologi HTI Khilafah, Komunis, Intoleransi, Radikalisme, Terorisme.

Baca :  PGN Lamongan Dukung Paslon yang Konkrit

Panglima PGN Kota Probolinggo, Gus Dedi mengatakan, bahwa giat ini sekaligus sebagai refleksi hari kesaktian pancasila, cukup sudah peristiwa pemberontakan berdarah G/30/S/PKI dan pemberontakan berdarah DI/TII, jangan sampai terjadi lagi pemberontakan berdarah di negeri ini.

Sementara itu, Panglima PGN Jawa Timur KH. Akhmad Baidhowi MTS mengatakan bahwa sampai hari ini tidak ada tanda-tanda, indikasi, ataupun kejadian yang menandakan PKI akan bangkit. Namun yang selalu mengatakan dan menebar isu PKI akan bangkit itu adalah orang yang ingin menghidupkan PKI.

“Komunis PKI tidak akan pernah bangkit lagi, isu itu sengaja dihembuskan untuk dongkrak popularitas politik untuk menebar ketakutan kepada rakyat.

Baca :  Bertolak ke Jatim, Presiden Akan Tinjau Penanganan Covid-19

Ia menegaskan, yang nyata menjadi ancaman kelangsungan bangsa dan negara adalah paham ideologi HTI Khilafah. Meski telah dibubarkan melalui Perppu ormas namun masih bebas menebarkan paham ideologi Khilafah.

Selain paham ideologi tersebut, pemerintah dan aparat juga perlu menindak indikasi gerakan makar yang akhir-akhir ini sering dideklarasikan, diserukan di berbagai daerah di Indonesia dan membuat resah rakyat.

“Mari bersama-sama melalui ngaji Pancasila Nderes Pancasila gemakan Kebhinnekaan dan Persatuan Indonesia, bersama kita membangun bangsa dengan spirit gotong royong ruh Pancasila, dengan mengedepankan kerukunan dan Persatuan Indonesia,” tandas Abah Baidhowi.

Baca :  Hadiri Sosialisasi MJC, Wagub Emil Ajak Generasi Muda Madura Menjadi Profesional

Reporter: Rieke
Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *