Site icon LEAD.co.id

Polemik Haji, PB HMI Minta Arab Saudi Tidak PHP

Polemik Haji, PB HMI, Arab Saudi, PHP

Yahya Bugis, Wasekjen Bidang Pemberdayaan Umat PB HMI

JAKARTA (LEAD.co.id) – Pengurus (PB) Humpunan Mahasiswa Islam (HMI) menilai, peryataan wakil ketua DPR Sufmi dasco Ahmad tentang kuota haji pada beberapa hari lalu bukan hoax. Karena itu, pihaknya meminta negara Arab Saudi untuk tidak lagi PHP (pemberi harapan palsu) kepada masyarakat.

Sebelumnya, kedutaan besar Arab Saudi mengirimkan surat keberatan atas pernyataan Sufmi Dasco Ahmad dan Ace Hasan Syadzily bahwa, Indonesia tidak mendapat kuota haji tahun ini. Surat keberatan ini disampaikan kepada ketua DPR RI, Puan Maharani pada kamis (3/6).

Merespon itu, Dasco meminta pihak dubes Arab Saudi untuk tidak berlebihan agar tidak menjadi perdebatan liar di masyarakat. Paslanya, sekarang terbukti bahwa Indonesia tidak mendapat kuota haji, membenarkan pernyataan Dasco sebelumnya.

Yahya Bugis, Wasekjen Bidang Pemberdayaan Umat (PU) PB HMI menyatakan, surat tersebut sekarang tidak bernilai apa-apa karena jelas hari ini Indonesia tidak mendapatkan kuota haji.

Yahya berharap kepada pihak-pihak terkait (Arab Saudi melalui Dubesnya) agar jangan lagi memberikan informasi yang tidak pasti kepada masyarakat. Karena, Masyarakat Indonesia sangat mengharapkan kepastian ibadah haji.

“Masyarakat yang sudah mendaftar haji ini tentu sangat mengharapkan kepastian terkait keberangkatan mereka ke tanah suci mekkah untuk melakukan ibadah haji,” ungkap Yahya.

Dia menambahkan, pihak Arab Saudi melalui Dubesnya seharusnya dapat berkoordinasi dengan Pemerintah Indonesia dan memberikan kejelasan yang pasti agar calon jamaah haji ini tidak di PHP.

Reporter: M. Ikhsan
Editor: Aru Prayogi

Exit mobile version