Site icon LEAD.co.id

Polemik Rekruitmen, GP Ansor Laporkan Panwascam Bogor Selatan ke DKPP

GP Ansor, Panwascam Bogor Selatan, GP Ansor Kota Bogor

BOGOR (Lead.co.id) – GP Ansor merespons dugaan manipulasi dalam rekruitmen Staf Panwascam Bogor Selatan. Pihaknya akan melaporkan masalah tersebut kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

“Ketua Panwascam Bogor Selatan memaksakan adiknya menjadi staff dengan merubah kebijakan seenaknya serta tidak ada transparansi dalam perekrutan,” kata Ketua GP Ansor Bogor Selatan, Abdullah Haris dalam keterangannya, pada Selasa (20/12/2022).

Sebelumnya, Gerakan Mahasiswa Penyelamat Demokrasi (GMPD) telah mengungkap dugaan KKN dalam proses rekruutmen staf Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Bogor Selatan.

Koordinator GMPD, Muhammad Jubaedi menilai perekrutan Staf Panwascam Bogor Selatan tidak transparan. Pasalnya, Ketua Panwascam di wilayah itu diduga telah merekayasa proses rekrutmen untuk menjadikan adik kandungnya sebagai staf.

Dia menuding adanya intervensi dari anggota Bawaslu dalam menentukan Staf Panwascam Bogor Selatan, hingga menimbulkan tanda tanya besar, “ada agenda terselubung menghadapi Pemilu 2024”.

Jubaedi juga mengungkapkan hasil pemantauan dari berbagai pihak, diduga terdapat ketimpangan dan permainan dalam perekrutan staf Panwascam yang ada di Kota Bogor. Ketua Bawaslu Kota Bogor belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi awak media.

Terkait itu, PAC GP Ansor Bogor Selatan menilai, dengan melakukan manipulasi dan tipu muslihat dalam perekrutan staff Panwascam, sama dengan melanggar semangat Bawaslu RI dalam rangka mencegah KKN.

Pihaknya juga mengecam keras upaya yang dapat mencederai proses demokrasi itu, serta meminta Bawaslu Kota Bogor untuk mengambil sikap tegas dengan memberikan sanksi kepada Ketua Panwascam Bogor Selatan.

“Meminta ketua Bawaslu Kota Bogor agar segera mengambil tindakan tegas berupa sanksi moral dan sanksi administratif terkait persoalan tersebut,” tegas Haris.

Exit mobile version