LEAD.co.id | Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Bogor kembali gelar Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) angkatan IV. Kegiatan yang berlangsung sejak Jum’at hingga Minggu (9-11/4/2021), di Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.
Saat disambung melalui telepon, Ketua GP Ansor, Ahmad Bustomi mengatakan, kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti sebanyak 50 orang peserta dari tiap Kecamatan Se-Kota Bogor.
“Peserta yang mengikuti Diklatsar ini ada 50 orang, nantinya peserta digembleng meteri ke Ansor-an, ke Aswajaa-an, ke NU-an, wawasan kebangsaan, ke Organisasian dan ke BanSeran,” ucapnya.
Dalam Diklatsar ini terdapat materi Teknik Pengamanan, Tata Upacara Banser (TUB) Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan orientasi medan. “Untuk Instrukturnya kami minta dari Satkorwil, CO Instruktur Zona 3 Jabar yang Komandoi oleh Komandan Reno,” tambah Bustomi.
Diklatsar Banser ini merupakan agenda pertama usai Ahmad Bustomi terpilih sebagai Ketua GP Ansor masa khidmat 2021-2025 dalam Konfercab IX, di Pesantren Hamalatul Quran Al-Falakiyah, Kota Bogor, pada Senin lalu (15/3).
Dalam sambutan Konfercab IX, Bustomi menyatakan bahwa, beberapa hal yang menjadi prioritas utama pada masa kepemimpinannya yaitu penguatan pengurus PAC dan pembentukan pengurus ranting dengan proses kaderisasi secara masif.
Selain kaderisasi yang menjadi nafas organisasi, pihaknya juga akan memperkuat penanaman ideologi ahlus sunnah wal jamaah dan nilai-nilai Pancasila sebagai falsafah kebangsaan.
“Ideologi Islam ahlus sunnah wal jamaah Annahdliyah dan penanaman nilai-nilai pancasila sebagai falsafah kebangsaan akan diperkuat, karena hal tersebut adalah landasan utama gerakan kita,” sebut Bustomi.
Diklatsar Banser ini merupakan bagian dari kaderisasi dalam organisasi GP Ansor. Pihak panitia telah menyiapkan serangkaian materi penting diantaranya Ke-NU-an, ke-Aswaja-an, ke-Banser-an, dan ke-Organisasi-an sebagai bekal bagi para anggota Banser.
Dengan digelarnya Diklatsar Banser ini, Bustomi berharap, dapat menjadi amunisi baru bagi Ansor dalam pengabdiannya terhadap bangsa, ulama dan masyarakat.
“Saya berharap setelah mengikuti Diklatsar ini anggota telah mempunyai dasar serta wawasan, sehingga menjadi benteng persatuan dan toleransi di Kota Bogor,” pungkasnya.
Reporter : Manto Arya
Editor : Aru Prayogi





