LEAD.co.id | Membesarkan anak seorang diri tanpa kehadiran suami bukanlah perkara mudah. Tak jarang seorang ibu tega menelantarkan anaknya karena sudah tidak kuat dengan beban tersebut.
Berbeda halnya dengan Endah (45 Tahun), warga Kelurahan Harjamukti, Kota Cirebon. Hidup selama 20 tahun tanpa suami dan membesarkan seorang anak, tidak menyurutkan semangat untuk terus maju.
Meskipun selama ini ia harus tinggal di rumah kakaknya dan segala kebutuhan hidup ditanggung oleh mereka, Endah bertekad untuk bisa mandiri tanpa terus bergantung pada orang lain.
Endah adalah salah satu penerima manfaat program Jabar Bagja, atau Jabar Berdaya Dengan Menjahit batch 2 yang diinisiasi oleh Dompet Dhuafa Jabar Kantor Layanan Program Cirebon.
Program ini adalah program pelatihan menjahit untuk janda dhuafa agar mereka lebih bisa mandiri walaupun tanpa kehadiran suami. Hingga saat ini, Endah bersama 9 peserta lainnya telah mengikuti 16 pertemuan pelatihan dari 24 pertemuan yang dijadwalkan.
“Sekarang saya sudah bisa menjahit rok, kemeja, gamis, dan pakaian anak dan saya juga sudah menerima order jahit dari tetangga,” ujar Endah seperti dirilis tim Humas Dompet Dhuafa, Senin (3/2/2020)
Endah juga mengaku bersyukur karena sekarang sudah bisa memperoleh penghasilan dari pekerjaan jahit. Penghasilan itu bisa digunakan untuk kebutuhan hidup keluarganya.
“Terima kasih kepada para donatur yang telah menyukseskan program Jabar Bagja dari Dompet Dhuafa Cirebon ini, semoga ke depan semakin banyak ibu kurang mampu yang diberdayakan melalui program ini,” ungkapnya. (DD/Red)





