BOGOR (Lead.co.id) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih Kabupaten Bogor menggelar rapat kerja (Raker) 2025–2026 di Enchanting Valley by Taman Safari, Puncak, Bogor, Jumat (31/07/2026). Raker yang diikuti 32 peserta tersebut difokuskan pada evaluasi kinerja organisasi selama 2025 serta penyusunan program kerja untuk periode 2025–2026.
Ketua DPC APDESI Kabupaten Bogor, mengatakan bahwa, Evaluasi diperlukan agar setiap program organisasi memiliki ukuran keberhasilan yang jelas dan menjadi dasar penyusunan agenda berikutnya, tutur H.Abdul Azis Anwar, S.E.
Selain mengevaluasi program kerja, rapat juga membahas penyaluran donasi bagi masyarakat Aceh sebagai bagian dari komitmen sosial organisasi, ungkapnya.
Salah satu agenda strategis yang dibahas adalah persiapan Jambore APDESI, yang direncanakan menjadi penyelenggaraan pertama di Indonesia. Menurut Abdul Azis Anwar, apabila seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, kegiatan tersebut akan digelar pada 2026 di wilayah Bogor Timur.
“Insya Allah, Bogor Timur akan menjadi tuan rumah jambore pertama APDESI di Indonesia. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang memperkuat sinergi, meningkatkan kapasitas organisasi, dan mempererat kebersamaan antaranggota,” ujar Ketua DPC APDESI Kabupaten Bogor.
Dalam rapat kerja tersebut, Abdul Azis Anwar juga menegaskan komitmen DPC APDESI Kabupaten Bogor untuk mengawal program “Satu Desa Satu Sarjana”. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan keberhasilan pembangunan desa, tegasnya.
“Kami siap mengawal program satu desa satu sarjana. Kami berharap setiap desa memiliki sumber daya manusia yang berpendidikan dan mampu berkontribusi dalam pembangunan serta kemajuan desanya masing-masing,” tutur Ketua DPC APDESI Kabupaten Bogor.
Ia menambahkan, keberadaan sarjana di setiap desa diharapkan dapat memperkuat kapasitas kelembagaan desa, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mendorong lahirnya inovasi dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Rapat kerja ini diharapkan menghasilkan program yang lebih terarah, terukur, dan mampu memperkuat peran APDESI dalam mendukung pembangunan desa di Kabupaten Bogor, pungkasnya.
Reporter : (Nina Karningsih)
Editor : Red

