LEAD.co.id | Perkumpulan Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Sukabumi telah merilis video pernyataan sikap, akan melawan LSM dan Media Massa. Video yang telah viral ini dibuat di halaman kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (24/11/2020).
“… yang tergabung dalam Apdesi Kabupaten Sukabumi, menyatakan, melawan kepada LSM dan Media yang selalu mengobok obok Kepala Desa,” tegas kelompok Apdesi Sukabumi yang disambut teriakan “Merdeka” dan “Allahuakbar”.
Sejumlah wartawan maupun LSM dari Sukabumi hingga Bogor menyayangkan pernyataan sikap Apdesi Sukabumi yang menyinggung LSM dan Media. Karena, tidak semua LSM dan media seperti yang dipikirkan oleh pihak Apdesi Sukabumi.
“LSM dan Media itu adalah Mitra dengan pemerintah, dan tugas kami dilindungi Undang Undang,” kata Saepul Usman, wartawan Senior di wilayah Pajampangan, Sukabumi kepada Redaksi LEAD.co.id via DNN.
Ojang Apandi, Wakil ketua Apdesi Kabupaten Sukabumi mengatakan, deklarasi perlawanan kepada LSM dan Media ini dibuat karena para Kepala Desa di Sukabumi merasa tidak mendapat perlakuan baik dari oknum LSM dan Media.
“Tadi kita membuat pernyataan sikap dan itu kita lakukan karena memang ini juga untuk memberikan pemahaman kepada publik bahwa kades dalam hal ini ketika diperlakukan secara tidak wajar,” kata Ojang seperti dikutip Mantra Sukabumi.
Meski demikian, Saepul menilai pernyataan Apdesi Sukabumi tersebut tidak bisa ditolerir lagi karena bertentangan dengan UUD 1945, UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers, hingga UU No. 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
Saepul dan sejumlah wartawan lainnya juga menyatakan, ‘mengecam’ pernyataan sikap Apdesi Sukabumi. Pihaknya berharap agar kasus ini bisa diselesaikan ke jalur hukum.
”Sekali lagi, kami mengecam dan berharap agar yang bersangkutan segera selesaikan secara prosedur hukum yang berlaku di negara Indonesia,” tegas Saepul.
Terpisah, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Komunitas Wartawan Sukabumi (Kowasi), berencana melaporkan pernyataan Apdesi Sukabumi itu kepada pihak yang berwajib. Namun demikian, pihaknya bersama para wartawan di Sukabumi akan meminta klarifikasi kepada yang bersangkutan sebelum menempuh ke jalur hukum.
“Semua media dan LSM Se Sukabumi akan menempuh jalur hukum, besok kita akan laporkan ke pihak yang berwajib,” tegas Nugraha dari LBH Kowasi seperti dikutip Dimensi News.
Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi
Sumber: DNN, Dimensi News, Mantra Sukabumi





