BOGOR (Lead.co.id) – Momentum ibadah Ramadan 1444 Hijriyah menjadikan Salah satu cara agar umat muslim di Indonesia bisa tetap bersatu atau berjamaah dalam bingkai NKRI.
Hal itu menjadi komitmen dari Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) dalam memberikan pembelajaran kepada mahasiswa untuk tetap Memegang teguh komitmen nilai-nilai kebangsaan dan bernegara dengan tetap bercirikan keislaman yang rahmatan lilalamin.
Rektor UIKA, Mujahidin menjelaskan ibadah puasa sudah ada sejak zaman nabi terdahulu sebelum Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam sehingga saat ini terus melanjutkan dengan adanya satu bulan penuh secara masif dan komprehensif menjalankan ibadah di bulan Ramadan.
Nilai-nilai Ramadan juga mengajarkan umat muslim di tahun politik ini untuk tetap berjamaah bersatu dan meneguhkan nilai kebangsaan dalam bingkai NKRI sehingga tetap bersatu dan mengedepankan kepentingan nasional.
“Tahun politik jangan menjadi ajang untuk saling mengejek menghina terlebih memfitnah satu sama lain tetapi menjadi wadah untuk memperkuat ikatan berjamaah umat muslim bersatu dan meneguhkan nilai kebangsaan,” katanya dalam Buka Puasa Bersama Civitas Akademika UIKA di Masji Al Hijri 2, Komplek Kampus UIKA Tanah Sareal Bogor, pada Selasa (5/3/2023).
Kemudian aktivitas akademika UIKA Bogor bersama dosen dan para pengajar juga siap melakukan kolaborasi dengan semua penyelenggara Pemilu termasuk pemerintah dari pusat hingga daerah agar bisa mensukseskan pemilu 2024 dengan angka partisipasi masyarakat yang tinggi dan juga tetap menjaga kondusifitas wilayah.





