LEAD.co.id | Puluhan orang melakukan perusakan Rumah Ibadah (Musolah) Al-Hidayah, di Perum Agape, Desa Tumaluntung, Kec. Kauditan Kab. Minahasa Utara, Rabu petang (29/1/2020).
Video aksi anarkis tersebut beredar di media sosial Youtube maupun Grup Whatsapp. Tampak puluhan orang mengobrak-abrik rumah ibadah. Disaat yang sama terdengar suara pecahan properti dan teriakan histeris perempuan.
Sementara sumber LEAD.co.id melaporkan, sekitar pukul 17.48 Wita, puluhan ormas telah merusak pagar dan tembok Musolah Al Hidayah yang berada di Perum Agape, Desa Tumaluntung, Kec. Kauditan Kab. Minahasa Utara.
Masyarakat setempat mengatakan, perusakan tempat ibadah terjadi karena ada kegiatan Tabliq (pengajian) yang jumlah pesertanya tidak sesuai izin, yaitu 10 orang. Setelah diketahui jumlah peserta yang hadir sekitar 20 orang, maka kegiatan tersebut mendapat penolakan warga yang berujung rusuh.

Aksi penolakan dengan cara anarkis tersebut bahkan sempat memicu ketegangan antar kelompok umat beragama. Disebutkan, pada pukul 22.05 Wita situasi sempat memanas saat puluhan ormas Islam berdatangan ke lokasi kejadian.
Namun, situasi akhirnya mereda setelah pihak aparat keamanan melakukan mediasi antara kedua belah pihak.
Sampai berita ini diterbitkan, tim LEAD.co.id masih berupaya mengkonfirmas ke pihak pihak terkait. (Red).





