BOGOR (Lead.co.id) – Anggota DPRD Kota Bogor, Sugeng Teguh Santoso (STS) menyayangkan sikap Pemkot Bogor yang tidak responsif dengan keluhan warga Menteng, Kecamatan Bogor Barat terkait gerobak pedagang dan gerobak sampah yang menumpuk di jalan.
Berdasar pengakuan warga, penumpukan gerobak PKL dan gerobak sampah di Gang Madrasah RW 8 RT 3 Kelurahan Menteng itu sudah berlangsung lebih dari tiga tahun, tepatnya sejak lapangan Manunggal direnovasi. Warga setempat merasa terganggu dengan bau sampah dan penumpukan gerobak yang merusak pemandangan.
Merespons persoalan itu, STS mengaku telah menyampaikan kepada Walikota Bogor dan Kepala Satpol PP, namun tidak ada tindak lanjut. Dia menilai Walikota tidak responsif serta tidak mampu mengkoordinasikan persoalan kepada bawahannya.
“Namun sayangnya, sampai hari ini tidak ada tindak lanjut yang jelas,” keluh STS kepada awak media pada Minggu, 20 Juli 2025.
Menurutnya, keberadaan sampah dan gerobak di gang tersebut tidak hanya merusak estetika lingkungan, tetapi juga mengganggu aktivitas warga.
Padahal, lanjut dia, warga sebelumnya sudah berinisiatif secara swadaya mempercantik kawasan Gg Madrasah dengan menata pot bunga dan kebersihan lingkungan.
“Warga sudah berusaha menjaga lingkungan dengan baik, tetapi upaya mereka tidak didukung oleh pemerintah kota. Ini bentuk kelalaian. Wali kota harus bertanggung jawab,” tegasnya.
Karena itu, dia mendesak agar Pemkot Bogor segera mengambil tindakan konkret untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
Karwna, keluhan warga bukan hal baru dan seharusnya sudah menjadi prioritas untuk ditangani.





