BOGOR (Lead.co.id) – Merebaknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tidak berpengaruh pada pemotongan hewan kurban di Masjid Jami Al Mushlihin, Kelurahan Loji, Bogor Barat. Meski ada sedikit penurunan jumlah hewan kurban, namun perayaan Idul Adha berlangsung dengan penuh khidmat.
Tampak hadir Camat Bogor Barat Abdul Rahman, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor serta Bhabinkamtibmas untuk memonitoring pemotongan hewan kurban tersebut.
“Panitia penerimaan hewan kurban untuk tahun 1443 Hijriyah pada hewan sapi ada kenaikan 2 ekor sapi dari 5 ekor manjadi 7 ekor sapi. Sedangkan untuk kambing mengalami penurunan yaitu dari 42 ekor menjadi 29 ekor kambing,” kata ketua DKM Al Mushlihin, Sofian, pada Minggu (10/7/2022).
Lebih lanjutnya dikatakan, ini merupakan kepercayaan masyarakat kepada Masjid Al Mushlihin menitipkan hewan kurbannya kepada panitia untuk di distribusikan kepada warga setempat.
“Insyaallah kami akan coba amanah sesuai dengan syariat agama menyalurkan daging-daging kurbannya nanti ke mustahiq warga sekitar dan mungkin jika nanti ada sisanya kita akan berikan kepada warga di luar lingkungan masjid,” ujarnya.
Untuk distribusi hewan kurbannya, pihaknya menargetkan kurang lebih 600 kantong yang mengacu pada jumlah kartu keluarga (KK) di setiap RT khususnya RW 04.
“Jadi, kami meminta data dari RT, nah berdasarkan data dari situlah panitia akan membagikan daging kurban,” jelasnya.
Sofian menambahkan, DKM Al Mushlihin mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah dan terimakasih kepada jamaah yang telah mempercayakan hewan kurbannya, juga kepada panitia warga RW 04 dan Risma (Remaja Masjid) yang memiliki peranan sangat penting.
“Semoga kedepannya, Insyaallah melalui syi’ar agama ini, masjid Al Mushlihin jemaahnya lebih makmur dan meningkat,” pungkasnya.

