LEAD.co.id | Para Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiah (IMM) menggelar aksi bertajuk ‘Tuntut Janji Bupati Kabupaten Bogor masa Kerja 1 Tahun’, bertempat di depan kantor Kabupaten Bogor, Rabu (20/11/2019).
Koordinator aksi Iksan Awaludin mengatakan bahwa, program unggulan pancakarsa Bogor Sehat, Bogor Cerdas, Bogor Membangun, Bogor Maju dan Bogor beradaban, belum mampu direalisasikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor.
Atas hal itu, pihaknya melakukan aksi unjuk rasa dan tatrikal untuk mendorong pemerintah Kabupaten Bogor yang dipimpin Bupati Ade Munawaroh dan Wakil Bupati Iwan setiawan, segera merealisasikan janji janjinya. “Agar melakukan realisasi dan bukan pecitraan tapi bukti dalam pelaksanaan pembangunan di kabupaten Bogor,” tegas Iksan.
Adapun lima tuntutan yang dibawa IMM dalam aksi unjuk rasa yaitu, mendesak segera mengevaluasi program unggulan panca karsa, mendesak Bupati harus lari kencang menyelesaikan persoalan bukan pencitraan Boling dengan mendorong pemerataan pembangunan, meminta kepada bupati agar mendesak propinsi jabar untuk membuat jalur tambang.
Selanjutnya, mendesak bupati agar menerbitkan Perbub yang mengatur regulasi mengenai jam oprasional dump truck sebelum adanya jalur tambang, mendesak Bupati agar menertibatkan perusahaan tambang yang tidak sesuai dengan protap, sop dan legal standing, dan mendesak Bupati agar segera mengevaluasi APBD agar tidak mubazir.
Selain itu, mendesak bupati agar memastikan APBD digunakan untuk pembangunan yang dapat meningkatkan kesejahtraan masyarakat, mendesak agar evalusi seluruh pasar tradisional yang di naungi pasat PD Tohaga agar menjadi pasar yang bersih tertata dengan baik, serta mendesak bupati segera menyelesaikan persoalan stanting di bumi Tegar Beriman. (D79)

