Taman Baca Daya Putra Bangsa Kini Dapat Materi dari Guru Berpengalaman

oleh -251 views

BOGOR (Lead.co.id) – Kegiatan Literasi di Taman Baca Nyala Aksara, Daya Putra Bangsa kini menjadi lebih variatif. Selain belajar Bahasa Inggris dan Komputer, mereka juga mendapat materi dari Guru berpengalaman melalui pendekatan yang rileks dan menyenangkan.

Kali ini, Minggu (7/9/2025), anak-anak Desa Cipicung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor mendapat materi Matematika dasar bersama pak Ahmad Mulyadi (Pak Mul). Sedangkan untuk anak usia PAUD hingga SD Kelas 3 belajar membaca dan menulis melalui permainan kreatif yang tidak membosankan.

Kegiatan Gerakan Literasi Putra Bangsa yang menaungi dua Taman Baca (Perpustakaan Komunitas) Putra Bangsa di kampung Pancasan, Kelurahan Rancamaya Kota Bogor dan Taman Baca Nyala Aksara di Kampung Pasirangin Desa Cipicung, Kabupaten Bogor ini bekerjasama dengan Yayasan Maha Padma Paratha (MaPa Foundation).

Baca :  Kapolsek Bogor Barat Kunjungi Taman Baca Bhayangkara Cilendek Timur

Isti Wuryanti sebagai koordinator Gerakan Literasi Putra Bangsa menyampaikan bahwa, kegiatan tersebut berlangsung setiap hari Minggu. Selain sebagai sarana mengurangi aktifitas anak anak yang kurang produktif, juga untuk menambah wawasan dan keterampilan anak dalam penguasaan bahasa asing.

Selain itu, juga memperkenalkan penggunaan komputer dalam belajar juga ditambah kegiatan kreatif lain seperti melukis, bercocok tanam, membersihkan lingkungan dan pengenalan terhadap nilai kearifan lokal.

“Dengan kegiatan mingguan ini, diharapkan taman baca bisa turut berkontribusi bagi pencerdasan kehidupan bangsa melalui beragam aktifitas produktif dan kreatif yang kami laksanakan,” ungkapnya.

Baca :  Daya Putra Bangsa Distribusikan Hewan Kurban, Perkuat Nilai Kemanusiaan

Ketua MaPa Foundation, Juliani Luthan yang menjadi rekanan yayasan Daya Putra Bangsa itu menyambut baik giat mingguan ini. Sebagai yayasan yang memiliki visi untuk meningkatkan literasi anak-anak Indonesia, MaPa mengambil bagian penting dalam mendukung program pelatihan bahasa Inggris, komputer dan literasi ini.

“Pelatihan skill buat anak-anak didik, bisa menjadi fondasi yang baik dalam belajar di sekolah. Harapannya skill ini juga dapat mempersiapkan anak untuk menghadapi tantangan di masa depan”, tutur Juliani.