Site icon LEAD.co.id

Tanam 1.000 Pohon, Sinatria Foundation Libatkan Seribu Santri dan Pemuda

Direktur Sinatria Foundation, Saepul Adha saat menanam bibit pohon di Kebun Raya Bogor

LEAD.co.id | “Sedekah oksigen” itu spirit mensyukuri nikmat Kemerdekaan Indonesia oleh Sinatria Foundation (17/8/2019). Ditandai dengan menanam Polyalthia Glauca (Hassk.) Boerl. Annonaceae, di Kebun Raya Bogor.

Secara umum Hutan adalah lahan yang luasnya minimal 0,5 ha dan ditumbuhi oleh pepohonan dengan persentase penutupan tajuk minimal 10% yang pada usia dewasa mencapai ketinggian minimal 5 meter (FAO, 2000).

Saat ditemui, Direktur Sinatria Foundation, Saepul Adha menyampaikan beberapa program dan kegiatan. Diantaranya Program Aksi “Hutan Rakyat Siliwangi” yang saat ini menjadi titik fokus wilayah Jawa Barat.

“Di Bogor Kabupaten misalnya, alhamdulillah izin Allah sudah ada 7-9 kecamatan yang masuk dalam titik lokasi penanaman dari jumlah total 40 lokasi”.

Upaya pengobatan “Hawa Panas dan Hawa Dingin” yang semakin kita rasakan kini dengan Niat Baik Tanam Pohon. Maka kondisi bumi kita akan mulai membaik setidaknya sejak niat ini “Kita Tanam, rawat dan Jaga Pohon untuk Masa Depan ” dilafalkan.

Kita ganti keinginan membeli kipas angin bahkan AC dengan kebutuhan udara segar dan sehat melalui tanam pohon. Serta sikap dan sifat kita yang harus segera “kembali” pada nilai-nilai kemurnian, keaslian, kemanusiaan.

Ditanya luas areal yang akan ditanam pohon, “baru ada 45 hektar yang akan kita dijadikan Hutan Rakyat Siliwangi, secara data sudah ada 5.000an Hektar masuk tersebar yang bersumber dari para pribadi warga masyarakat ada juga lembaga yang mempercayakan, mengamanatkan untuk dikelola untuk kepentingan ummat.

Sebagaimana kita tahu bahwa Hutan rakyat adalah hutan yang tumbuh di atas tanah yang dibebani hak milik maupun hak lainnya dengan ketentuan luas minimum 0,25 ha, penutupan tanaman kayu-kayuan dan tanaman lainnya lebih dari 50% (Permenhut 88/2003).

Ada sekitar 31 jenis Pohon kayu dan 11 Tanaman yang sedang dipetakan Sinatria Foundation berdasarkan lokasi, ketinggian, situasi dan kondisi area penanaman mulai agustus-desember 2019 Tahap Pertama dan Januari-April 2019 Tahap Kedua.

Pondok Miftahul Huda Malimping, Cijeruk Bogor yang dipimpin D.M. Sulthonuddin Marjuqi, pun menaruh perhatian .”Saya bahkan Abah (KH Achmad Marjuqi) akan menjadikan pondok di Cijeruk fokus pada Pertanian dan Kewirausahaan atau Santripreneur.

“Pondok yang luas sekitar 1,5 Hektar sudah ada Masjid dan Pondok Pesantren, lahan yang masih luas itu masuk ke bagian program Tanam 1000 Pohon. SINergi dengan Komandan DASI Ekonomi Mbah Darjo Pomo: “agar terwujud kemandirian Ekonomi Santri sejak masih belajar bahkan selesainya proses belajar di pondok”

Para santri yang tergabung dalam Dagelan Santri Indonesia akan mengkoordinasikan dan menegaskan kembali pengamalan “Fiqhul Biah” di tataran kehidupan lingkungan hidup.

“Membina Lingkungan adalah Program kehidupan kita selama hidup, karena kita semua bersama-sama, bersinergi, berdampingan dengan seluruh ciptaannya”, pesan Al Mukarrom Kiyai Badrul Muttaqien didalam diskusi/pengajian di Tridaya Sinergi, Rabu (30//10/2019).

Semangat Sumpah Pemuda 28 Oktober dan soal TRUST yang diberikan oleh Allah kepada kita, mesti kita jaga dan pegang teguh. Tanam, rawat dan jaga. Terus-menerus kita harus menyadari, memperbaiki, menghidupkan kembali.

Sinatria Foundation membuka dan menerima semua kalangan muda untuk bergabung, terutama Santri Pondok Pesantren dan Para Pemuda Desa. Dan akan berkeliling ke pelosok desa untuk melakukan ” Bioskop Keliling” berkolaborasi dengan komunitas-komunitas film dan musik serta para kreator, seniman muda sebagai bentuk sosialisasi dan edukasi lingkungan hidup kepada masyarakat sekaligus pembekalan bagi para Volunteer Sinatria Foundation. (AP)

Exit mobile version