BOGOR (Lead.co.id) – Ketua Panitia Mubes ke-III Barisan Benteng Raya Padjajaran (BBRP), Edi Pahrudin menyatakan Michael Alex Wilson sebagai ketua Ketua Umum Periode 2022-2027 hasil Mubes di Sukabumi, pada 24 September 2022.
Pernyataan itu merespons adanya penolakan terhadap hasil Mubes ke-III dari para pengurus dan pendiri BBRP, Atmawirya. Menurut Edi, tidak ada aturan organisasi yang dilanggar dalam Mubes tersebut.
“Ini adalah pelaksanaan rotasi jabatan dan juga perumusan tentang Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Ormas BBRP kedepannya,” ujar Edi dalam keterangan persnya, pada Kamis (29/9/2022).
Sementara itu, Atmawirya menyatakan bahwa, dasar Mubes tersebut tidak sah karena pengurus yang ada di dalam akte pendirian tidak dilibatkan. Dia juga mengaku menunjuk Pjs, namun tidak untuk menggelar Mubes.
“Saya hanya mengamanahkan Pjs bukan untuk Mubes, kalau Mubes kepemimpinan atas persetujuan ranting dan zona, dan korwil,” jelas Atma.
Merespons itu, Edi menjelaskan bahwa Ketua Umum sebelumnya yang menjabat selama dua periode itu telah berakhir pada April 2022. Sedangkan pada tanggal 22 Mei 2022 telah dibentuk panitia Mubes yang disaksikan dan tandatangani oleh Atmawirya.
Dia menambahkan, karena adanya kekosongan pemimpin, maka diangkat Pejabat sementara (Pjs) yaitu Djaya Suhadi dan dibuat berita acara panitia Mubes yang ditandatangani oleh Atmawirya dan Pjs.
Saat dilakukan pemilihan Ketua Umum, terdapat dua calon yaitu Michail Alex Wilson dan Dedi Supriatman. Edi menegaskan bahwa, mekanisme pemilihan telah sesuai AD/ART.
“Setelah melalui hasil musyawarah rapat verifikasi penjaringan suara, panitia Mubes menentukan sikap, pemenang sebagai Ketua Umum terpilih yaitu Michael Alex Wilson,” pungkasnya.
Ketua Umum BBRP terpilih, Michael Alex Wilson mengaku tidak ada penolakan dalam Mubes BBRP. Apa yang dijalankan oleh panitia sudah seusai mekanisme organisasi.
Dia berharap, BBRP kedepannya mampu mengikuti zaman dan bermitra baik kepada pemerintah daerah. Karena itu, anggota diminta mengubah paradigma dan cara kerja agar mampu menjadi panutan bagi warga.
“Harapan kami BBRP ke depan yang saya pimpin bisa menjadi mitra yang baik, jadi anak didik yang baik bagi pemerintah Jawa Barat, dan khususnya Kota Bogor,” ungkapnya.

