Terjaring Razia Masker, Warga Parung Ditahan Bersama Keranda Jenazah

oleh -354 views
Razia, Masker, Warga Parung, Keranda, Jenazah
Salah satu warga Parung yang terjaring Razia menyatakan 'kapok' setelah diberi sanksi oleh tim Gugus Tugas Covid-19.

LEAD.co.id | Puluhan warga parung terjaring razia oleh Tim Gugus Tugas Covid-19, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, karena tidak menggunakan masker. Warga yang membandel ini terpaksa digiring oleh petugas untuk menerima sanksi berupa kurungan 3 menit bersama keranda jenazah di dalam mobil ambulance.

“Kalau tidak dilakukan sangsi seperti ini, mereka banyak yang tak menghiraukan pemerintah, sangsi ini humanis, agar warga jera dan ikuti protokol kesehatan,” Kata Camat Parung, Yudi Santoso di sela kegiatan razia gabungan, Jumat (4/9/2020).

Menurutnya, sanksi yang diberikan ini merupakan bentuk efek jera bagi pelanggar protokol kesehatan dalam rangka menekan kasus penyebaran Covid-19. Hal itu karena Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor masih menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional.

Baca :  Disiplinkan Masyarakat, Kapolres Bogor Bagikan Masker di Titik Keramaian

Selain penerapan sanksi tersebut, lanjut Yudi, setiap razia masker, pihaknya juga sering memberikan sanksi berupa push-up dan membersihkan jalanan. Namun, demmikian, tampak mereka masih tetap bandel (melanggar).

Razia, Masker, Warga Parung, Keranda, Jenazah
Salah satu warga Parung yang terjaring Razia menyatakan ‘kapok’ setelah diberi sanksi oleh tim Gugus Tugas Covid-19.

Sementara itu, Ajum, salah satu warga yang terjaring Razia menyatakan ‘kapok’ setelah diberi sanksi oleh petugas. Dia mengaku tidak menggunakan masker hendak berbelanja bersama istrinya di Pasar Parung, sehingga terjaring oleh petugas.

“Saya tidak tahu ada razia masker, tadi saya dikurung selama tiga menit, dan saya kapok akan melakukan anjuran pemerintah menggunakan masker,” pungkas dia.

Baca :  Pemakaman, Jenazah George Floyd tiba di Gereja 'Fountain of Praise'

Reporter: Jhonie
Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *