LEAD.co.id | Pondok Pesantren (Ponpes) Daarul Uluum Kota Bogor mengapresiasi Tim Velox Badan Intelijen Negara (BIN) dalam melakukan sosialisasi penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di lingkungan pesantren.
Dengan adanya bantuan dan sosialisasi dari Tim Velox BIN, ke Ponpes Daruul Uluum, tentunya, memberikan suatu perspektif yang clear terhadap informasi penyebaran maupun penanganan kasus Covid-19, apalagi beberapa wilayah di Kota Bogor ada yang kategori zona merah.
“Dari Tim Velox BIN, ada yang menarik disampaikannya terutama memasuki AKB, dan harus ada kampanyenya ada 4 yaitu, menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan,” kata ketuas Satgas Covid-19 Ponpes Daruul Uluum, Hasbullah, pada Sabtu (5/12/2020).
Ia mengatakan, Sosialisasi Tim Velox ini sangat membantu terhadap Ponpes, karena warga Pesantren adalah warga yang bersifat komunal, artinya mereka berkegiatan bersama, ibadah bersama, belajar bersama.
“Ke depan harapan saya agar pemerintah menjaga agar tidak ada kenaikan kasus covid-19, karena kesehatan dan keselamatan warga, dan kami bisa memahami secara utuh,” ujar Hasbullah.
Sementara itu, Juru bicara Tim Velox BIN Syarifah Nur menuturkan sosialisasi, edukasi, dan dekontaminasi di Ponpes Daarul Uluum, Kota Bogor ini dalam rangka pencegahan penularan COVID-19. Selain itu, juga dalam rangka mendukung penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) antara pengurus dan santri.
“Kita lakukan kegiatan sosialisasi, edukasi, penyemprotan disinfektan, pembagian hand sanitizer dan masker kepada masyarakat agar tetap hidup produktif dan terhindar dari penularan virus corona,” kata Syarifah.

