Traditional Mocktail Competition, Tingkatkan Skill Pekerja Hotel dan Restoran di Bogor

oleh -619 views
Hotel dan Restoran, Hotel di Bogor, Traditional Mocktail Competition, Padjadjaran Suites,

BOGOR (Lead.co.id) – Bogor Food and Beverage Association (BFBA) Kota Bogor kembali menggelar “Traditional Mocktail Competition”, di Padjadjaran Suites Resort and Convention Hotel, Kecamatan Bogor Selatan, pada Minggu (2/10/2022).

Kali ini, BFBA menggandeng PT Perkebunan Nusantara VIII yang memproduksi Teh Walini sebagai bahan dasar bagi para barista, serta pihak Padjadjaran Suites Resort and Convention Hotel sebagai pihak penyedia tempat.

Sebanyak 31 peserta dari berbagai hotel, restoran dan Cafe asal Bogor hingga Cianjur itu beradu kelihaian untuk meracik minuman dalam ajang Traditional Mocktail Competition. Rincian peserta yaitu 24 dari internal hotel dan 7 peserta dari restoran.

Ketua Panitia Traditional Mocktail Competition dari BFBA, Muhammad Rofiq mengatakan, kegiatan itu adalah ajang reguler dari BFBA yang ke 4 kali untuk meningkatkan skill bagi para pekerja hotel dan restoran termasuk pariwisata di Bogor.

Baca :  Tampil Beda, Ibis Hotel Berikan Inovasi

“Perlombaan yang melibatkan para barista ini menggunakan bahan dari Teh Walini yang merupakan ciri khas teh dari Jawa Barat sebagai produk asli lokal,” kata Rofiq.

Lebih lanjut dia menjelaskan, peserta diberikan challenge racikan dari 7 daerah seperti Bali, Aceh, Jawa Barat, Makasar, Jakarta dengan disaring 10 teratas, lalu diambil 4 juara. Adapun penilaian dilakukan dari semua aspek, seperti dari Telling Storynya, teknik meracik di atas panggung dan performanya.

“Ajang Traditional Mocktail Competition kali ini didominasi oleh kalangan pekerja, baik Hotel maupun restoran dengan mewajibkan racikannya menggunakan bahan dasar Teh Walini dan Sirop,” tutur dia.

Feni Siti Fauziah selaku PIC Horeka dan suara pelanggan dari Teh Walini menjelaskan, Teh Walini merupakan Brand Internasional yang berasal dari produk asli Jawa Barat yang tidak diragukan kualitasnya dengan brand luar negeri, perbandingan harganya juga jauh.

Baca :  Kemenparekraf Kucurkan Dana Bantuan untuk Hotel dan Restoran

“Keunggulan lain dari Teh Walini adalah lebih fress, karena diproduksi, diolah  dari kebun sendiri dan termasuk pengemasannya,” tandas Feni.

Dengan adanya ajang Traditional Mocktail Competition itu, kata Feni, keberadaan Teh Walini akan semakin dikenal luas di kalangan horeka-horeka se-Bogor Raya sebagai salah satu brand lokal tetapi kualitas bertarap internasional.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan Traditional Mocktail Competition di Padjadjaran Suites Resort and Convention Hotel ini akan memicu bagi setiap hotel dan restoran dalam hal pemasaran dan sekaligus order dan menggunakan teh walini,” ucap Feni.

Apresiasi disampaikan oleh dr. Yuno Abeta Lahay selaku Ketua PHRI Kota Bogor saat hadir dalam ajang Traditional Mocktail Competition tersebut.

“Ajang dari teman-teman Bogor Food and Beverage Association sebagai langkah untuk menggali potensi dan kreasi meramu serta meracik minuman khususnya di pekerja di divisi FB,” papar Yuno.

Baca :  PSBB Kota Bogor Habis, Ojol hingga Hotel Boleh Beroperasi

Risa Mayasari selaku General Manager (GM) Padjadjaran Suites Resort and Convention Hotel Bogor menyampaikan, pada dasarnya kegiatan apapun pihaknya akan selalu mensupport, terlebih dalam kegiatan Traditional Mocktail Competition yang ke 4.

“Yang pasti kegiatannya dalam rangka memajukan Kota Bogor khususnya, terutama dalam mengembangkan dunia perhotelan serta restoran,” tambah Risa.

Seperti diketahui, para berista ini ditantang membuat mocktail dengan campuran bahan-bahan asli produk lokal seperti Teh Walini dan sirop serra disaksikan sejumlah juri yang menilai dari cara pembuatan sampai hasil dari mocktail yang dibuat.

Bagi para juara 1 hingga 4, akan mendapatkan uang tunai sertifikat, plakat, voucher dan hampers dari pihak sponsor.

Dalam acara tersebut tampak dihadiri oleh Ketua PHRI Kota Bogor, Ketua IHGMA, Disparbud serta puluhan peserta perwakilan dalam ajang Traditional Mocktail Competition.