LEAD.co.id | Berdasarkan data Pusdalops BNPB, 8 Januari 2020 pukul 18.00 WIB, genangan air sudah tidak terlihat di wilayah Jabodetabek-Banten dan sekitarnya. Namun, terjadi peningkatan jumlah pengungsi yang semula 18.548 menjadi 18.870 jiwa.
Peningkatan jumlah pengungsi terjadi di Kabupaten Lebak dikarenakan masyarakat yang sebelumnya mengungsi ke hutan atau gunung saat ini berangsur kembali ke pos pengungsian yang telah didirikan BPBD.
“Penambahan jumlah pengungsi tersebut berada di Kecamatan Sajira, Desa Bungur Mekar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten,” ungkap Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo melalui siaran pers BNPB, Rabu (8/1/2020).
Pihaknya juga mengimbau massyarakat untuk selalu waspada dengan curah hujan tinggi yang masih berlangsung hingga sepekan kedepan (8-12 Januari 2020).
“Persiapkan rencana darurat keluarga maupun komunitas, tentukan jalur evakuasi dan titik pengungsian,” imbaunya.
Dirinya meminta masyarakat terus update dengan memantau informasi peringatan dini dari BMKG dan BNPB sehingga dapat menumbuhkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. “Agar kita selalu siap untuk selamat,” tulis Agus. (BNPB/Red)

