Update: Sebanyak 65 Santri di Kota Bogor Positif Covid-19

oleh -170 views
Pemkot Bogor, Siaga 24 Jam, Santri Bina Madani, Positif Covid-19, Pesantren Bina Madani
Para Santri menjalani test PCR yang difasilitasi oleh Pemkot Bogor di Pesantren Bina Madani, Kp Bakom Sari, Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, pada Minggu, 6 Juni 2021 [File: W. Supriatna/ LEAD.co.id]

KOTA BOGOR (LEAD.co.id) – Sebanyak 65 orang Santri Bina Madani, Kecamatan Bogor Selatan terkonfirmasi positif Covid-19 usai dilakukan test Swab PCR massal, Minggu kemarin (6/6). Saat ini, 56 orang telah ditawat di BPKP Ciawi, 8 orang isolasi di rumah, serta 1 orang masih dalam proses evakuasi.

“Hari ini kita mendapatkan update dari 454 orang yang sudah kita lakukan swab test PCR, ada 33 santri yang terkonfirmasi positif. Jadi menambah dari yang sebelumnya ada 32 santri,” kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim dalam keterangannya, pada Senin (7/6/2021).

Baca :  Danrem Minta Pertahankan Sinergitas 3 Pilar di Kota Bogor

Dedie merinci, dari 33 kasus penambahan tersebut, 20 merupakan santri putra. Dan sisanya adalah 13 santri wanita. Atas kejadian ini, pihaknya ingin memastikan kegiatan di Ponpes tersebut ditiadakan sementara, termasuk kegiatan yang melibatkan warga agar dikurangi atau dibatasi.

“Kemudian juga kita sedang melakukan tracing lagi untuk mereka yang melakukan kontak erat kepada para santri. Terutama selama dalam proses perjalanan dari daerah asal masing – masing sampai ke Bogor,” sebut Dedie.

Dedie menilai bahwa, kasus ini sangat berpengaruh terhadap proses uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang sedang berlangsung. Pasalnya, kasus Covid-19 di Pesantren ini telah menjadi kekhawatiran bagi semua pihak.

Baca :  24 Positif Covid-19, PTM di SDN Sukadamai 2 Dihentikan

“Sekarang terbukti kalau kita tidak hati – hati, tidak ada prokes ketat, risikonya ada paparan. Baik di jalan, kendaraan umum, tempat asal, dan lain – lain,” jelas Dedie.

Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berupaya untuk meminimalisir potensi paparan dan penyebaran Covid -19 di Kota Bogor. Maka dari itu, Pemkot lakukan langkah – langkah yang komprehensif.

“Langkah – langkah yang cepat agar menghindarkan bertambahnya jumlah warga yang terkena Covid-19,” ujar Dedie.

Reporter: Jhonie Arya
Editor: Aru Prayogi
Sumber: Prokompim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *