Utusan Presiden Mardiono Soroti Ancaman Kemarau terhadap Produksi Pangan Madura

oleh -57 views

Pamekasan, (LEAD.co.id) — Ancaman penurunan produksi pertanian akibat kemarau panjang mulai menjadi perhatian pemerintah, termasuk di wilayah Madura, Jawa Timur, yang selama ini turut menopang ketahanan pangan nasional.

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan Muhamad Mardiono mengatakan kondisi cuaca yang berlangsung saat ini berpotensi memengaruhi produktivitas pertanian sehingga diperlukan langkah antisipasi untuk menjaga pasokan pangan.

“Maduran termasuk penyumbang ketahanan yang baik, oleh karena itu harus terus kita support,” kata Mardiono saat berkunjung ke Kabupaten Pamekasan, Jumat (4/9/2026).

Menurut dia, ancaman penurunan produksi tidak dapat diabaikan karena sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan. Karena itu, pemerintah perlu memastikan petani tetap memiliki dukungan yang memadai untuk mempertahankan produktivitas di tengah tekanan cuaca.

Baca :  Pengurus Forum Wartawan Pamekasan Periode 2021-2022 Dikukuhkan

Mardiono menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian untuk memetakan kebutuhan di daerah, termasuk langkah-langkah yang dapat dilakukan guna mengantisipasi dampak kemarau panjang terhadap sektor pertanian.

“Diperlukan backup langkah-langkah di sektor pertanian agar tidak mengalami penurunan,” ujarnya.

Ia mengatakan dukungan pemerintah tidak hanya diperlukan dalam bentuk kebijakan, tetapi juga penyediaan sarana dan prasarana pertanian yang dapat membantu petani menghadapi keterbatasan air.

Sejumlah bantuan yang dinilai dibutuhkan antara lain traktor, pompa air, serta alat dan sarana produksi pertanian lainnya, terutama bagi wilayah yang menghadapi kendala dalam menjaga keberlangsungan kegiatan pertanian selama musim kemarau.

Baca :  Pemdes Lesong Daya Gerak Cepat Fasilitasi Warga dalam Perekaman e-KTP

Mardiono menegaskan pemerintah akan terus mendorong agar program ketahanan pangan tidak berhenti pada kebijakan di tingkat pusat, tetapi dapat dirasakan hingga daerah dan membantu petani mempertahankan produksi.

Sebelum menghadiri Haul ke-7 almarhum KH Hasan Bakir, Mardiono menyempatkan diri berdialog dengan sejumlah kader dan pengurus DPC PPP Kabupaten Pamekasan.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat secara langsung kondisi daerah sekaligus memastikan tantangan sektor pertanian di Madura mendapat perhatian dalam agenda penguatan ketahanan pangan nasional.