Wali Kota Bogor Minta ASN Respon Keluhan Warga: Jangan Tunggu Viral

oleh -219 views

BOGOR (Lead.co.id) – Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengingatkan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor agar melaksanakan tupoksi dengan sebaik-baiknya tanpa harus menunggu viral di media sosial.

Ia menegaskan bahwa respon perangkat daerah terhadap keluhan dan harapan masyarakat merupakan tanggung jawab yang diamanahkan.

Hal tersebut ditegaskan saat memimpin apel pagi rutin di Plaza Balai Kota Bogor, pada Senin (29/9/2025).

“Jalani tugas pokok dan fungsinya, laksanakan langkah-langkah yang sudah menjadi standar atau SOP-nya. Jadikan tugas sehari-hari sebagai bagian dari tanggung jawab kita bersama,” kata Dedie Rachim.

Baca :  Wali Kota Bogor Pelajari Pengelolaan Perpustakaan di Jakarta

Dedie Rachim menilai, jika ingin maju bersama, jangan menunggu perhatian atau teguran baru bergerak. Kesemrawutan yang ada jangan sampai dibiarkan hingga viral di media sosial, melainkan harus diperhatikan dan ditindaklanjuti agar ke depan menjadi lebih baik.

“Saya ingatkan semua agar bekerja dengan sebaik-baiknya dan sesuai tugas pokok dan fungsinya. Laksanakan tanggung jawab tanpa harus menunggu adanya teguran atau viral dahulu, cukup jalankan tupoksi dengan baik,” tegas Dedie Rachim.

Dalam kesempatan tersebut, Dedie Rachim menyerahkan piagam penghargaan kepada Polisi Cilik (Pocil) dari SD Negeri Cipaku 2 dan SD Negeri 3 Bangka yang berhasil meraih Juara 1 Lomba Polisi Cilik Tingkat Polda Jabar 2025 pada 11 September 2025.

Baca :  No Viral No Justice, Kapolri: Untuk Evaluasi Perbaiki Diri

Capaian tersebut melengkapi prestasi sebelumnya pada tahun 2023 dan 2024.

“Terima kasih kepada anak-anak yang berhasil juara dan mengharumkan nama Kota Bogor serta mempertahankannya kesekian kalinya. Ini prestasi luar biasa dan harus kita apresiasi,” ungkap Dedie Rachim.

Sebagai informasi, pada 1 Juli 2025, Polisi Cilik dari SD Negeri Cipaku 2 dan SD Negeri 3 Bangka mendapatkan kepercayaan mengisi acara pada peringatan Hari Bhayangkara 2025 di hadapan Presiden Prabowo Subianto.