Site icon LEAD.co.id

Warga Kebon Pedes Terima BLT, Tidak Diarahkan Beli Sembako di Lokasi

Warga Kebon Pedes, BLT, BLT Minyak Goreng, Sembako

BOGOR (Lead.co.id) – Warga penerima manfaat (KPM) di Kelurahan Kebon Pedes berbahagia karena mendapatkan bantuan dari pemerintah melalui bantuan langsung tunai (BLT) untuk minyak goreng.

Bantuan untuk minyak goreng yang diterima warga itu senilai Rp 300 ribu dan BPNT untuk bulan Mei senilai Rp 200 ribu, jadi total Rp 500 ribu.

Penyerahan bantuan kepada sejumlah 1291 KPM di Kelurahan Kebon Pedes itu dibagi dalam dua gelombang, yaitu Jumat (15/4 l) dan hari ini, Sabtu (16/4/2022).

Kasie Kemas Kelurahan Kebon Pedes, Yunia Ningsih mengatakan, warga kembali mendapatkan bantuan dari Kemensos RI melalui Pos Indonesia.

Dalam pembagian bantuan itu, juga dilakukan pelaksanaan vaksinasi dosis 1,2 serta dosis 3 lanjutan (booster) bagi warga yang akan mengambil bantuan tersebut.

“Kami sertakan pelayanan vaksin dari nakes Puskesmas Pondok Rumput bagi warga yang membutuhkan dosis 3 lanjutan atau pun yang belum sama sekali tervaksin sebelum diberikan bantuan ini,” ungkapnya.

Yunia menambahkan, warga yang sudah melakukan vaksin booster, bisa langsung ke area pembagian BLT dan BPNT yang akan dibagikan oleh petugas Pos Indonesia dengan menunjukkan bukti vaksin ke 3.

“Kami berharap, warga yang sudah mendapatkan dan menerima bantuan baik BLT dan BPNT, silakan digunakan sesuai peruntukkannya untuk bahan pangan sembako,” tambah dia.

Sementara itu, Ketua LPM Kelurahan Kebon Pedes, Ivan menyampaikan bahwa, penyalurannya BLT Minyak Goreng dan BPNT bagi warga sejak kemarin telah dilakukan sesuai prosedur.

Adapun pihak Kelurahan dan LPM hanya memantau dan memonitoring yang dibantu oleh Bhabinkamtibmas, selebihnya pihak Pos Indonesia yang langsung membagikan sesuai data.

Pernyataan itu merespon informasi penyaluran BPNT periode sebelumnya yang diarahkan langsung membeli Sembako di lokasi. Pihaknya menegaskan, tidak mengarahkan penerima bantuan untuk membeli Sembako di lokasi.

“Nah dalam kesempatan ini kami juga ingin menyampaikan klarifikasi terkait ada informasi pihak Kelurahan dan LPM mengarahkan pembelian paket sembako senilai 175 ribu dari pihak agen yang sudah ada di lokasi penyaluran,” ujar Ivan.

Exit mobile version