BOGOR (Lead.co.id) – Ratusan warga mengikuti pembagian bantuan langsung tunai (BLT) subsidi minyak goreng dan BPNT sekaligus vaksinasi dosis 3 (booster), di Aula Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara.
Sebanyak 1412 KPM di Tegal Gundil mendapat BLT dan BPNT yang dibagi menjadi dua gelombang, pada hari Senin (28/4) hingga Selasa (19/4). Gelombang pertama dari RW 01 sampai RW 07, sedangkan gelombang kedua dari RW 08 hingga RW 018.
Dalam pembagian BLT itu, pihak Kelurahan dibantu oleh Kecamatan Bogor Utara, Damkar dan Bhabinkamtibmas wilayah karena pelaksanaannya tergabung dengan vaksinasi.
“Alhamdulillah semua KPM menerima bantuan ini dalam bentuk tunai senilai 500 ribu rupiah,” kata Citra, Lurah Tegal Gundil kepada awak media, pada Selasa (19/4/2022).
Dia juga mengaku bahwa pihak LPM bekerja sama dengan E-Warung untuk pembelian bahan sandang pangan atau bahan pokok. Namun, pihaknya tidak memaksa warga untuk membeli bahan pokok di E-warung.
“Tapi pihak kami tidak memaksakan warga untuk membeli di E-warung ini,” ungkapnya.
Citra juga mengatakan, pasca peralihan dari penerimaan bantuan secara non tunai menjadi tunai, pihak E-Warung menjadi sepi dari orderannya. Karena, mayoritas warga memilih tidak membeli bahan pokok di E-Warung.
“Makanya saya berharap, bagi semua penerima bantuan ini gunakan untuk dibelikan bahan pokok yang memiliki gizi dan bermanfaat dalam situasi pandemi seperti sekarang ini,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Puskemas Tegal Gundil dr Lily Siana Dewi mengaku bahwa, sejal pandemi sudah memprogramkan untuk memberikan kemudahan dan akses pelayanan vaksinasi bagi masyarakat.
Selain program vaksinasi untuk kewilayahan, Puskemas Tegal Gundil juga membuka pelayanan setiap hari untuk mempermudah masyarakat yang ingin mendapatkan vaksinasi.
“Persentasi jumlahnya pencapaian harian di Puskesmas setiap hari kisaran di 50 hingga 70 orang perharinya,” ujar dr Lily.
Dia mengungkapkan, saat ini tujuan warga variatif dalam mengikuti vaksinasi, terutama dosis 3. Ada yang karena tuntutan pekerjaan, ingin mudik, dan ada juga karena memang sadar akan kesehatannya.
Dia berharap kepada seluruh masyarakat, agar dengan sadar mau melakukan vaksinasi covid-19 untuk menciptakan kekebalan tubuh.
Sedangkan pada bulan Ramadhan ini, pihaknya mengimbau kepada masyarkat untuk memastikan tubuh sehat dan sudah terisi makan saat mengikuti vaksinasi.
“Dan berkaitan ini dalam pelaksanaan bulan suci Ramadhan, maka harus dipastikan tubuh kita sehat dan sudah terisi makan meski sedikit, terutama yang sedang berpuasa,” tegasnya.





