Yayasan Difabel Action Gelar Perawatan Gigi dan Mulut untuk Penyandang Cerebral Palsy

oleh -394 views

BOGOR (Lead.co.id) – Puluhan penyandang Cerebral Palsy atau lumpuh otak telah menjalani perawatan kesehatan gigi dan mulut di aula Diklit Rumah Sakit Jiwa Marzoeki Mahdi (RSJ MM) Kota Bogor, pada Minggu (5/6/2021).

Kegiatan itu digelar oleh Yayasan Difabel Action Indonesia dengan tema “Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut Pada Anak Cerebral Palsy”.

Dari hasil penelitian para ahli, ditemukan kurangnya kesehatan gigi dan mulut penderita Cerebral Palsy. Hal itu karena kurang terkontrolnya kebersihan mulut serta adanya kesulitan penanggulangan perawatan, yang dikaitkan dengan keadaan mental dan fisiknya.

Isna, Sekretaris Jenderal Yayasan Difable Action Indonesia menyebutkan, kegiatan tersebut digelar bersama Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo Jakarta.

Baca :  Gandeng YDAI, KPPN Tipe A1 Bogor Tingkatkan Pelayanan Inklusif Ramah Kelompok Rentan

“Kegiatan ini kembali digelar yayasan difabel action Indonesia setelah dua tahun kemarin vakum karena pandemi Covid-19. Untuk hari ini, yang mengikuti edukasi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut sebanyak 50-60 anak difabel,” terang Isna.

Menurut dia, dipilihnya penyandang Cerebral Palsy tersebut karena keprihatinannya. Sebab, gerakan motorik yang dimiliki penyandang Cerebral Palsy yang berusia 2 hingga 21 tahun itu terbatas, sehingga tidak bisa merawat gigi juga mulutnya.

“Hari ini kami mencoba mengandeng temen-temen yang berpengalaman di bidangnya untuk menjelaskan kepada orang tuanya untuk mengedukasi perawatan gigi dan mulut,” ungkap Isna.

Tak hanya bergerak dalam bidang kesehatan, Yayasan difabel action Indonesia juga bergerak dalam kegiatan pendidikan, ketenagakerjaan dan lainnya.

Baca :  Gandeng YDAI, KPPN Tipe A1 Bogor Tingkatkan Pelayanan Inklusif Ramah Kelompok Rentan

Pada bulan November, pihaknya akan mengadakan kembali untuk difabel intelektual syindrom, autis lalu dilanjutkan dengan tes IQ yang akan digelar pada Desember mendatang.

Cerebral Palsy adalah sekelompok gangguan yang memengaruhi gerakan dan tonus otot atau postur tubuh. Kondisi ini disebabkan oleh kerusakan yang terjadi pada otak yang belum matang dan berkembang, dan paling sering terjadi sebelum lahir.

Tanda dan gejala muncul selama masa bayi atau prasekolah. Secara umum, cerebral palsy menyebabkan gangguan gerakan yang berhubungan dengan refleks yang berlebihan, kelenturan atau kelenturan anggota badan dan badan, postur yang tidak biasa, gerakan yang tidak disengaja, berjalan tidak stabil, atau kombinasi dari semuanya.

Baca :  Gandeng YDAI, KPPN Tipe A1 Bogor Tingkatkan Pelayanan Inklusif Ramah Kelompok Rentan

Orang dengan cerebral palsy dapat mengalami masalah saat menelan dan umumnya memiliki ketidakseimbangan otot mata, di mana mata tidak fokus pada objek yang sama. Mereka juga telah mengurangi rentang gerak di berbagai sendi tubuhnya karena kekakuan otot.

Penyebab cerebral palsy dan pengaruhnya terhadap fungsi sangat bervariasi. Beberapa orang dengan cerebral palsy bisa berjalan normal sementara yang lain membutuhkan bantuan.

Beberapa orang memiliki cacat intelektual, tetapi yang lain tidak. Epilepsi, kebutaan atau tuli juga bisa terjadi. Cerebral palsy adalah gangguan seumur hidup. Tidak ada obatnya, tetapi perawatan dapat membantu meningkatkan fungsi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *