LEAD.co.id | Tim DVI Polda Papua dan Kesdam XVII/Cendrawasih mengumumkan hasil identifikasi ke 12 anggota TNI korban kecelakaan helikopter MI-17 bernomor Reg HA 5138 pada tanggal 28 Juni 2019 lalu.
”Kami telah selesai mengidentifikasi ke 12 korban laka helikopter MI-17 dengan berdasarkan hasil pemeriksaan data primer, data sekunder, property, catatan medis dan melalui metode exlusif,” ungkap Kabiddokkes Kombes Pol drg Agustinus saat konferensi pers, di Jayapura, Minggu (17/2/2020).
Ke-12 jenazah yang berhasil diidentifikasi tersebut yaitu; Jenazah No.62/004/oksibil a/n kapten CPN Aris Afik (Semarang), Jenazah No.62/003/Oksibil a/n kapten bambang saputra (Semarang), Jenazah No. 62/001/Oksibil teridentifikasi sebagai Lettu Ahwar Affandy (Semarang).
Jenazah No. 62/005/Oksibil teridentifikasi sebagai Serka Suriatna Wijaya, Suriyatna W. Kusuma, No.62/005/Oksibil teridentifikasi sebagai praka Dwi Purnomo (Semarang), jenazah No.62/006/Oksibil teridentifikasi sebagai pratu Asharul Mashudi (Semarang), jenazah No.62/002/Oksibil teridentikasi sebagai Sertu Dita Ilham.
Selanjutnya, jenazah No.62/012/Oksibil teridentifikasi sebagai Serda Ikrar Satya Nainggolan (Sorong), jenazah No. 62/009/Oksibil teridentifikasi sebagai Pratu Yanuarius Loe (NTT), Jenazah No.62/010/Oksibil teridentifikasi sebagai Pratu Risno, jenazah No.62 /008/Oksibil teridentifikasi sebagai Prada Sudjono Kaimuddin, jenazah No.62/011/Oksibil teridentifikasi sebagai Prada Tegar.
Sementara itu, Kakesdam XVII/Cenderawasih, Kolonel Djanuar Fitriadi menambahkan, proses identifikasi para korban bisa dilaksanakan dengan rentan waktu yang cukup cepat, sebab kondisi jenazah masih mudah dikenali, dan ditambah dengan sejumlah property yang melekat di tubuh korban.
Pasca di temukan titik lokasi kecelakaan, pihaknya langsung melakukan pengumpulan data otentik dari para keluarga. (Hera)





