JAKARTA (LEAD.co.id) – Pegiat Media Sosial (Medsos) Adam Deni telah ditangkap oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, pada Selasa petang (1/2/2022). Penangkapan itu terkait unggahan dokumen ke Medsos.
Penangkapan tersebut berdasarkan laporan polisi bernomor LP/ B/ 0040/ I/ 2022/ SPKT/ Direktorat Tindak Pidana Siber yang dilaporkan oleh SYD terkait kasus dugaan mengunggah sebuah dokumen ke media sosial tanpa seizin pemilik.
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan bahwa, Adam Deni sudah berstatus tersangka saat ditangkap. Namun Polisi belum mengungkap dokumen apa yang diunggah dan siapa pelapor berinisial SYD itu
“Dokumen. Yang jelas dokumen milik orang lain yang di-upload oleh orang yang tidak berhak,” kata Ramadhan dalam keterangannya, pada Rabu (3/2/2022).
Sepak Terjang Adam Deni
Nama Adam Deni melambung usai melaporkan I Gede Ari Astina alias Jerinx SID, drummer Superman is Dead (SID) ke Polda Metro Jaya pada tanggal 10 Juli 2021, terkait kasus dugaan pengancaman melalui media elektronik.
Bahkan, dia juga melaporkan pengacara Jerinx, Sugeng Teguh Santoso yang menyatakan Adam Deni meminta uang sebesar Rp 10 miliar ke Jerinx sebagai syarat untuk mencabut laporan.
Adam Deni juga pernah membeberkan foto keluarga Ahmad Dhani di Pondok Indah Mal 2. Foto itu dianggap sebagai bukti tidak menyelesaikan masa karantina 10 hari usai pulang dari Turki.
“Mohon maaf saya nggak ada track record penyebar hoaks. Nih bukti foto real keluarga Ahmad Dhani,” kata Adam Deni di Instagram, Senin (13/12/2021).
Pengacara Ahmad Dhani, Ali Lubis telah membantah jika kliennya berada di mal saat masa karantina.
“Saya pastikan tidak benar. Karena di tanggal tersebut, mas Dhani dan mba Mulan tidak pergi kemana-mana,” kata Ali.
Adapun beberapa unggahan terakhir dalam akun Instagramnya, Adam Deni mengungkap sejumlah nama yang disebut sebagai affliator binary option.
Nama-nama tersebut tersebut seperti Kenwilboy, Doni Salmanan, Indra Kenz, Efkah Fajar, Alan Suryajana, Vincent Raditya, hingga Hento Purnomo. Sedangkan, aplikasi trading yang disinggung yaitu Quotex, Binomo, hingga Olymp Trade.
“Semakin terang. Crazy rich dadakan mendapatkan pundi-pundi dari hasil penderitaan jutaan orang,” tulis Adam.
Reporter: Jhonie
Editor: Aru Prayogi





